oleh

Anggaran Rp 18 Miliar Benahi Kawasan Wisata Pantai Yoro

-Wakatobi-65 Dilihat

KENDARINEWS.COM — Kawasan wisata Pantai Yoro di Kecamatan Binongko, Kabupaten Wakatobi, akan mendapat sentuhan penataan pada tahun ini. Jatah dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Wakatobi memplot anggaran hingga Rp 18 miliar untuk menata destinasi yang terletak di Desa Kadhia Wali tersebut. Pekerjaan fisiknya ditarget akan terealisasi pada bulan Juni mendatang. Saat ini masih tahap persiapan dan proses lelang proyek.

Dengan anggaran yang cukup besar itu, pekerjaan akan meliputi pembangunan pusat kuliner, ruang parkir, pusat informasi pariwisata, senta souvenir, dive center, serta jalan akses kawasan.
Kepala Dinas Parekraf Wakatobi, Nadar, menjelaskan, meskipun hanya satu lokasi tahun ini, namun penanganan kawasan tersebut dilakukan secara lengkap dan tuntas. Sehingga tidak heran jika anggarannya cukup besar dibanding dengan porsi lima kawasan pariwisata melalui DAK tahun 2021 ini. Pasalnya, tahun lalu DAK instansi tersebut mencapai Rp 36 miliar.

Kawasan Pantai Yoro Binongko akan mendapat sentuhan penataan pada tahun ini. Jatah DAK Dinas Parekraf Wakatobi memplot anggaran hingga Rp 18 miliar untuk menata destinasi yang terletak di Desa Kadhia Wali itu.

“Karena kebijakan, sehingga untuk DAK penugasan atau tematik diprioritaskan. Secara tematik, mengingat konsepnya akan dibuat terpadu. Pembangunan kawasan ini juga akan ada pendukungnya. Mulai dari sarana jalan, persampahan hingga industri kecil dan menengah,” jelas Nadar, Jumat (18/3).

Selain DAK fisik, Dinas Parekraf Wakatobi tahun ini juga mendapat DAK nonfisik sebesar Rp 800 juta. Untuk kegiatan fisik harus diselesaikan pekerjannya tahun ini juga. “Sama dengan tahun sebelumnya, maka pekerjaan pun akan tuntas tahun ini juga. Untuk DAK kita tahun ini hanya fokus di Pantai Yoro saja,” bebernya.

Untuk diketahui, walaupun DAK Dinas Parekraf Wakatobi tahun ini turun cukup drastis hingga Rp 17 miliar, namun masih harus disyukuri. Sebab ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya yang bahkan tidak mendapat jatah anggaran dari Pemerintah Pusat pada tahun 2022 ini. (c/thy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed