DLH Konawe Butuh Tambahan Armada Pengangkut Sampah

KENDARINEWS.COM — Limbah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe mencapai 14,49 ton setiap hari. Sampah itu berasal dari lima kecamatan; Unaaha, Wawotobi, Anggaberi, Tongauna dan Uepai.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Konawe Herianto Wahab mengatakan, produksi limbah itu merupakan catatan volume sampah di tahun 2021 lalu. Secara akumulasi di tahun tersebut, volume sampah yang dihasilkan warga lima kecamatan itu mencapai 7.070 ton.

“Di luar (lima kecamatan) itu belum bisa kita jangkau. Armada pengangkut sampah kita terbatas. Makanya kita dahulukan di Unaaha dan sekitarnya,” ujar Herianto Wahab, Kamis (10/3).

Herianto Wahab

Mantan Kabag Humas dan Protokoler Setkab Konawe itu menuturkan, lembaganya sempat mengusulkan penambahan armada pengangkut sampah dalam pembahasan APBD 2020. Hanya saja, permintaan itu tidak terakomodir lantaran penganggaran untuk armada itu berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Dua tahun terakhir ini belum ada DAK yang kami terima. Jadi, kita hanya manfaatkan 9 unit armada pengangkut sampah yang ada di DLH Konawe,” sambungnya.

Herianto Wahab menyebut, tingginya volume sampah harian yang diproduksi warga membuat pihaknya mesti lebih masif mengedukasi warga terkait pemanfaatan limbah rumah tangga. Salah satunya, pemilahan limbah yang bisa didaur ulang ataupun yang masih memiliki nila ekonomis.

“Masyarakat bisa memanfaatkan bank sampah yang ada di setiap kecamatan. Limbah yang bernilai ekonomis bisa dibawa disitu. Langkah itu bisa bisa mengurangi volume sampah dan menghindari penumpukan limbah di TPAS,” tandasnya. (adi/b).

Tinggalkan Balasan