Penanggulangan Bencana di Buteng Butuh Rp 71,7 Miliar

KENDARINEWS.COM — Cuaca esktrem yang melanda Kabupaten Buton Tengah (Buteng) belum lama ini menimbulkan kerusakan sejumlah fasilitas. Talud ambruk akibat hempasan ombak. Ratusan rumah warga dan perkantoran terendam.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buteng, Moh Asman Bahara mengatakan, talud penahan pantai mengalami kerusakan yang cukup parah khususnya di Kecamatan Talaga Raya. Selain itu, ratusan rumah warga terendam akibat banjir dan hujan lebat.

Rumah warga di Desa Lakapera yang terendam banjir. Pemkab butuh anggaran diatas Rp 7 miliar untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana

Biaya perbaikan atas kerusakan yang timbul diperkirakan mencapai Rp 71,7 miliar.

“Estimasi kerugian akibat cuaca ekstrem di Buteng sekira Rp 71,7 miliar yang mencakup kerusakan talud pantai, amblasnya jalan raya, dan rusaknya beberapa rumah warga,” ungkap Asman Bahara, Jumat (11/3).

Asman merinci, anggaranitu dibutuhkan untuk perbaikan talud sepanjang 500 meter dan beberapa rumah warga di Kelurahan Talaga I dan Desa Talaga Besar Rp 35 miliar, talud sepanjang 900 meter di Desa Gumanano (Rp 25 miliar), talud sepanjang 150 meter di Desa Madongka Rp 1,2 miliar, talud sepanjang 70 meter serta jalan raya penghubung antara Desa Bonemarambe dan Desa Wambuloli sepanjang 51 meter Rp 2,5 miliar, dan pembangunan drainase di Desa Lakapera Rp 8 miliar.

“Kondisi ini membutuhkan perhatian khusus dari Pemkab maupun Pemprov Sultra agar segera membantu melakukan perbaikan mengingat gelombang ekstrem setiap tahun terjadi,” pungkasnya. (uli/b)

Tinggalkan Balasan