Wamendagri Akhmad Wiyagus dan Bupati Yusran Panen Padi

KENDARINEWS.COM—-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Komjen Pol (Purn) Dr.Akhmad Wiyagus kagum dengan potensi padi di Kabupaten Konwae yang dikenal sebagai lumbung pangan. Disela-sela membuka Temu Karya Nasional 2026, Wamendagri Akhmad Wiyagus bersama Bupati Konawe Yusran Akbar dan Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim melakukan panen raya padi di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tongauna, Rabu (10/6/2026).

Berbekal topi caping dan sepatu boot, Wamendagri Akhmad Wiyagus naik combine harvester. Ia didampingi Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim. Dipandu operator, Wamendagri Akhmad Wiyagus mengoperasikan combine dan memanen padi. “Ini pertama kali saya panen padi langsung naik combine. Petani Konawe hebat-hebat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi Bupati Konawe Yusran Akbar atas keberhasilan Kabupaten Konawe dalam mengelola sektor pertanian tanaman pangan. “Saya salut dan bangga kepada semua jajaran di Kabupaten Konawe. Mulai dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, pemerintah desa/kelurahan hingga para petani sebagai garda terdepan,” ungkapnya.

Menurutnya, Kabupaten Konawe sebagai salah satu daerah penyumbang beras terbesar di Indonesia, menempati urutan ke-80 secara nasional dan nomor satu di Sulawesi Tenggara. “Potensi pertanian yang melimpah ini, harus dijaga dan dikelola dengan baik dari hulu ke hilir,” tutur Wamendagri Akhmad Wiyagus.

Di tempat sama, Bupati Konawe Yusran Akbar mengungkapkan luas sawah di daerahnya sekira 40.000 hektare. Luasan tersebut didukung bendungan dan daerah irigasi yang berpotensi mengairi 80.000 hektare. Sayangnya, Kabupaten Konawe masih terkendala tidak adanya gudang penyimpanan.

“Akibatnya, saat panen raya bersamaan, harga gabah pasti turun karena , tidak adanya gudang. Jika gudang tersedia, gabah bisa dikeringkan dan lebih tahan lama,” ujar Bupati Yusran.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe telah menjalin kerja sama dengan Bulog untuk mendistribusikan beras hingga ke Papua, Merauke, dan 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. “Melalui Bulog, beras Konawe sudah sampai ke Papua, Merauke, dan 16 kabupaten kota di Sultra,” jelas Bupati Yusran.

Untuk diketahui, dalam acara panen raya itu, Wamendagri Akhmad Wiyagus menyerahkan secara simbolis 2 unit alsintan combine harvester kepada dua kelompok tani Sumber Makmur 1, Desa Watulawu, Kecamatan Amonggedo dan Kelompok Tani Mewanguolipu, Desa Anggadola, Kecamatan Wonggeduku Barat. (din)

Tinggalkan Balasan