TPID Wakatobi Diminta Pantau Stok dan Harga Sembako

KENDARINEWS.COM — Selain kelangkaan minyak goreng di pasaran, stok kebutuhan bahan pokok lainnya juga terus dipantau. Terlebih, tidak lama lagi umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadan. Bupati Wakatobi, Haliana, sudah memberikan perintah kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar turun ke pasarpasar tradisional serta tokotoko distributor di wilayah Wangi-wangi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan Sembako, khususnya stok kebutuhan minyak goreng di Wakatobi. Haliana berharap agar TPID mengambil sampel langsung dari lapangan.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi harus mengantisipasi hal itu sebelum bulan Ramadan tiba. “Saya harapkan teman-teman TPID bisa mengambil sampel data di lapangan terkiat hal ini. Serta mengumpulkan informasi stok sembako di Wakatobi, khususnya minyak goreng,” tegas Haliana, Jumat (11/3).

Haliana

Bukan hanya di pulau Wangi- Wangi, Wakatobi-1 itu juga memastikan akan memerintahkan semua camat. Diantaranya Camat Kaledupa, Kaledupa Selatan, Tomia, Tomia Timur, Binongko hingga Togo Binongko. Selain memantau ketersediaan stok barang, Pemkab Wakatobi lewat TPID juga akan memantau harga Sembako di lapangan. “Paling lambat dua hari sudah terkumpul semua datanya. Sehingga hari Senin kami akan rapatkan bersama, cakupannya lebih luas lagi.

Karena akan melibatkan dengan teman-teman di Kejaksaan serta pihak Kepolisian,” tambahnya. Pemkab Wakatobi harus mengantisipasi mulai sekarang, apalagi menghadapi bulan suci Ramadan tahun ini. Juga terkait dengan isu nasional kelangkaan minyak goreng. Sehingga semua stakeholder terkait harus bergerak secara menyeluruh. (b/thy)

Tinggalkan Balasan