Percantik Wajah Kota, Sulkarnain Terus Tata Kawasan Kumuh

KENDARINEWS.COM — Wajah Kota Kendari terus dipoles. Pemkot Kendari menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kemen PUPR) melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), tiap tahunnya mengalokasikan anggaran untuk menata kawasan kumuh.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan penataan kawasan Puday – Lapulu penting dilakukan untuk mengurangi luas kawasan kumuh di Kota Kendari. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kendari Nomor 1017 tahun 2020 luas kawasan kumuh di Kota Lulo mencapai 626,44 hektar.

“Luas kawasan kumuh di Kota Kendari akan kita atasi dan kurangi secara periodik. Salah satunya melalui penataan kawasan kumuh Puday – Lapulu dalam Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) skala kawasan yang bekerja sama dengan Kementerian PUPR,” ungkap Sulkarnain Kadir.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir (menunjuk) meninjau penataan kawasan Bungkutoko-Petoaha. (DOKUMENTASI KENDARINEWS)

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menargetkan penataan kawasan bisa rampung pada Juli mendatang. Ia yakin penaatan yang dilaksanakan dapat membuat kawasan tersebut semakin bersolek seperti keberhasilan pihaknya dalam menata kawasan kumuh Bungkutoko dan Petoaha tahun lalu (2021).

“Kami yakin setelah ditata kawasan ini bakal jadi salah satu alternatifi wisata warga Kota Kendari. Selain bisa menambah daya tarik kawasan, tentu akan memberikan benefit bagi masyarakat sekitar karena bisa memanfaatkan kawasan untuk menjajakan dagangannya seperti kuliner dan hasil olahan perikanannya,” kata Sulkarnain Kadir. (b/ags)

Tinggalkan Balasan