Diduga Korupsi BOS, Mantan Kepala SMAN 1 Kabawo Ditahan

KENDARINEWS.COM — Mantan Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Kabawo inisial BH akhirnya resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna. BH ditahan atas dugaan kasus korupsi penggunaan dana BOS tahun anggaran 2016 dan tahun anggaran 2017. Tersangka BH dinilai telah melakukan tindakan korupsi dan mengakibatkan kerugian negara sekira Rp 439 juta.

Mantan Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 1 Kabawo BH (pakai baju tahanan) digiring petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna.

“Hari ini tersangka BH resmi kita tahan. Penahan dilakulan di Rutan Raha,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, Agustinus Baka melalui Kasi Intel Kejari Muna, Fery Febriyanto saat dikonfirmasi Selasa (8/3).

Lanjutnya, tersangka BH menjabat sebagai Kepsek SMAN 1 Kabawo pada 2015 sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Muna nomor 69. Selanjutnya pada 2016 SMAN 1 Kabawo mendapatkan alokasi dana BOS sebesar Rp 1,083 miliar dan pada 2017 sebesar Rp 1,059 miliar. Namun dalam perjalananya pengelolaan dan penggunaan anggaran dilakukan BH tidak sesuai prosedur. Yaitu tidak melalui kesepakatan dan keputusan bersama antara tim manajemen BOS sekolah, dewan guru dan komite sekolah.

“Kemudian tanpa melalui rapat komite sekolah BH melakukan pembentukan tim manajemen BOS tahun anggaran 2016 dengan menerbitkan SK. Selanjutnya BH juga menerbitkan SK pembentukan panitia pelaksana dana BOS tahun anggaran 2017,” terang Fery Febriyanto.

Dari temuan kejanggalan tersebut, Kejari Muna melakukan pendalaman sehingga ditemukan adanya indikasi korupsi. Kemudian BH diperiksa dan mengakui perbuatanya. “Sebenarnya penahanan tersangka (BH) sejak Februari lalu. Hanya saja dari hasi pemeriksaan kesehatan, tersangka BH posistif Covid-19. Makanya hari ini kita panggil kembali dan diperiksa. Hasilnya sudah negatif. Makanya kita lakukan penahanan,” pungkasnya. (ahi)

Tinggalkan Balasan