Wali Kota Ajak Warga Vaksin Booster

KENDARINEWS.COM — Penyuntikan dosis III atau booster bagi masyarakat umum di Kota Kendari telah dimulai sejak 7 Februari 2022 lalu. Sejauh ini, hasilnya baru mencapai 4,76 persen atau 10.912 jiwa. Padahal pemberian vaksin booster sangat penting untuk melindungi warga dari penularan Covid-19.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengajak seluruh warga metro untuk mensukseskan program vaksinasi dosis ketiga. Pasalnya, vaksinasi booster sudah menjadi kebutuhan masyarakat agar tidak mudah terpapar wabah yang menyerang sistem pernapasan itu.


Warga metro mendapatkan vaksin Covid-19. Pemberian vaksin penting untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. (AGUS SETIAWAN)

“Kami sarankan (masyarakat) booster. Karena itu kan kebutuhan dia, kebutuhan kita semua. Hanya ini cara kita untuk melindungi masyarakat,” kata Sulkarnain Kadir, Kamis (24/2)

Diakuinya, animo warga untuk mendapatkan vaksin booster masih rendah. Hal ini disebabkan masih adanya kekhawatiran terhadap vaksin booster. “Mungkin beberapa saudara kita pengetahuannya soal vaksinasi belum cukup sehingga informasi yang didapatkan masih belum tepat. Nah, ini tugas kita untuk memberikan penjelasan dan penguatan,” kata Sulkarnain Kadir.

Meski masih ada yang belum yakin, namun pemerintah terus berusaha mengakselerasi program tersebut. Sebab hanya dengan vaksinasi, penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan dan masyarakat bisa segera terbebas dari belenggu wabah ini.

“Tidak masalah (jika masyarakat tidak percaya). Tapi kita sudah buktikan bahwa bagi yang sudah terima dosis lengkap relatif gejalanya ringan. Sementara sebagian besar yang terpapar saat ini rata-rata belum vaksin. Dan kalau pun sudah vaksin baru dosis pertama. Sehingga gejalanya berat,” kata Sulkarnain Kadir.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Kendari, drg. Rahminingrum mengatakan pemberian vaksin booster kepada warga sangat penting untuk meningkatkan antibodi tubuh secara penuh sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

Lanjut dia, Vaksin booster diberikan kepada masyarakat yang telah menerima dosis kedua dengan jangka waktu minimal enam bulan. “Pemberian dosis pertama dan kedua seiring waktu mulai berkurang efikasinya sehingga diperlukan dosis ketiga agar bisa menyempurnakan antibodinya,” jelas Rahminingrum.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh warga metro yang telah menerima vasin dosis pertama dan kedua agar menyegerakan diri mendapatkan vaksin booster pada layanan fasilitas kesehatan. “Segera kunjungi kami di Kantor Dinkes dan seluruh Puskesmas di Kota Kendari,” kata Rahminingrum. (b/ags)

Vaksinasi Booster
Sasaran 265.147 Jiwa
Terealisasi 10.912 Jiwa (4,76 Persen)
-3.598 Nakes (86,68 persen)
-5.003 Pelayan Publik (13,23 Persen)
-601 Lansia (3,53 persen)
-1.710 Masyarakat Umum/Rentan (1 persen)

Tinggalkan Balasan