DAK Rp 6,8 Miliar Mulai Dilelang


KENDARINEWS.COM — Pada tahun 2022 ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wakatobi mendapat kucuran dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 6,8 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan sejumlah alat pengangkut sampah, kontainer hingga pendirian rumah kompos. Saat ini belum dilakukan pengadaan karena masih dalam tahap proses lelang.

Kepala DLH Wakatobi, Jaemuna

Kepala DLH Wakatobi, Jaemuna, menjelaskan, tahun 2022 ini pihaknya akan melakukan pengadaan puluhan unit pengangkut. Diantaranya, alat angkut sampah amrol truk sebanyak tujuh unit, kontainer sampah 11 unit serta amrol motor roda tiga sebanyak lima unit. “Juga satu unit rumah kompos di Pulau Tomia dianggarkan melalui DAK sebesar Rp 800 juta. Saat ini sementara proses lelang. Sebenarnya harus melalui lelang e-katalog, tapi karena kita tidak punya, sehingga turun lagi dan dilelang cepat,” terangnya, kemarin.

Setelah proses lelang, pihaknya berharap bisa segera melakukan pengadaan. Mengingat sejumlah alat tersebut sudah sangat dibutuhkan, utamanya untuk Pulau Kaledupa, Tomia dan Binongko. Sarana tersebut belum ada pada wilayah tersebut.
“Kita berharap secepatnya dilakukan pengadaan sehingga alat-alatnya sudah bisa dimanfaatkan. Karena memang sudah sangat dibutuhkan khususnya pada tiga pulau tersebut. Jadi memang, kebanyakan pengadaan kita melalui DAK tahun ini akan dialokasikan ke tiga pulau itu. Tapi ada juga untuk Pulau Wangi-Wangi,” sambungnya.

Namun untuk tiga pulau tersebut, hanya di Pulau Tomia yang akan dibuatkan rumah kompos pada lokasi tempat pembuangan akhir (TPA). Sebab meskipun pada tiga wilayah itu sudah memiliki TPA alamiah, karena keterbatasan anggaran sehingga pengadaan rumah kompos belum bisa dilakukan sekaligus. “Diharapkan bisa terealisasi pada tahun-tahun selanjutnya,” tandas Jaemuna. (c/thy)

Tinggalkan Balasan