Benahi Enam Destinasi, DAK Pariwisata Wakatobi Dijatah Rp 30 Miliar

Wakatobi

KENDARINEWS.COM — Pada tahun 2020 lalu, dana alokasi khusus (DAK) untuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Wakatobi terpaksa direalokasi untuk anggaran pencegahan serta penanganan Covid-19. 2021 ini, instansi tersebut kembali mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Pusat. DAK untuk peningkatan sarana dan prasarana pariwisata Wakatobi meningkat, bahkan tertinggi dibanding sebelumnya. Jumlahnya mencapai Rp 30 miliar. Anggaran tersebut nantinya digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana objek wisata yang tersebar pada pulau-pulau besar. Hasil dari konsultan perencanaan akan selesai pada April mendatang dan pekerjaan fisik bisa dilakukan dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Parekraf Wakatobi, Nadar, mengakui tahun ini pihaknya memeroleh kucuran DAK terbesar. “Peruntukannya ada di enam titik destinasi,” terangnya, Senin (22/3). Nadar merinci, untuk di Pulau Binongko ada penyelesaian kawasan Pantai One Melangka, di Pulau Tomia untuk penataan sarana dan bangunan di Puncak Tomia. Sementara di Kaledupa ada di kawasan Pajam. “Kalau di Pulau Wangi-Wangi ada penuntasan kawasan Marina dan di Pulau Kapota untuk sarana dan prasarananya juga,” tambah Nadar.

Jika hasil konsultan perencanaan bisa tuntas April nanti, maka agenda tender proyek akan dilakukan pada bulan Mei. “Lalu setelah itu langsung kegiatan fisik. Tapi kembali lagi, semua tergantung dari hasil konsultan perencanaan. Kita menunggu dan harapkan berjalan lancar serta tak ada hambatan berarti nantinya,” pungkas Nadar. Sekadar diketahui pada tahun 2019 ini, DAK fisik pariwisata di Wakatobi mencapai Rp 16 miliar. Angka tersebut melebihi DAK tahun 2018 yang hanya sebesar Rp 13 miliar. Sementara tahun 2020 tidak terealisasi. (b/thy)

Besaran kucuran dana untum pariwisata Wakatobi :

  • Tahun 2018 : Rp 13 miliar
  • Tahun 2019 : Rp 16 miliar
  • Tahun 2020 : Tidak terealisasi
  • Tahun 2021 : Rp 30 miliar

Proyeksi Pemanfaatan DAK Rp 30 Miliar :

  • Penyelesaian kawasan Pantai One Melangka di Pulau Binongko
  • Penataan sarana dan bangunan di Puncak Tomia
  • Penataan kawasan Pajam di Kaledupa
  • Penuntasan kawasan Marina di Pulau Wangi-Wangi
  • Peningakatan sarana wisata di Pulau Kapota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *