STIE 66 Kendari Menjaring Calon Mahasiswa

Pendaftaran Dimulai Maret Sampai Juni 2021

KENDARINEWS.COM–Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Enam-Enam (STIE 66) Kendari membuka peluang bagi alumni sekolah menengah atas yang ingin mengenyam studi di perguruan tinggi. Pendaftaran dimulai Maret hingga Juni mendatang.

Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas, M.Si mengungkapkan penerimaan mahasiswa baru sudah menjadi momentum yang disetiap tahunnya terus dilakukan. Dan di tahun ini, untuk pertama kalinya dibuka di awal tahun.

“Kami ingin memberikan kesempatan yang lebih kepada seluruh masyarakat, yang ingin melanjutkan pendidikannya di STIE 66 Kendari. Pada tahun-tahun sebelumnya, banyak calon mahasiswa yang ingin mendaftar tapi tidak terakomodir karena waktunya yang singkat. Untuk itu, tahun akademik ini kami buka di awal tahun, untuk memberikan ruang bagi siapa saja untuk mendaftar di kampus kami,” ungkap Bakhtiar.

Ketua STIE 66 Kendari, Dr. Bakhtiar Abbas, M.Si. ILWANTO/KENDARINEWS.COM

Menurutnya, pembukaan pendaftaran awal tahun sebagai bentuk upaya meningkatkan angka partisipasi masyarakat menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Tahun ini, STIE 66 Kendari menyiapkan kuota mahasiswa baru cukup besar.

“Kami siapkan kuota 1.000 mahasiswa. Ini sangat banyak, mengingat di tahun akademik yang lalu, kami hanya siapkan kuota sekira 800. Kami menyiapkan sarana dan prasaran memadai untuk menunjang aktivitas kuliah untuk 1.000 kuota mahasiswa ini. Kami punya gedung baru dan saya kira kapasitasnya mumpuni,” ungkap Dr. Bakhtiar Abbas.

Untuk memenuhi target 1.000 mahasiswa baru, STIE 66 akan intensi sosialisasi ke sekolah-sekolah, baik itu di wilayah daratan maupun kepulauan di Sultra. “Ini langkah kongkret untuk meningkatkan partisipasi calon mahasiswa, karena pendaftaran kebanyakan dari para siswa yang baru saja tamat sekolah,” tambah Dr. Bakhtiar Abbas.

STIE 66 membuka pendaftaran secara online dan offline. Dua mekanisme pendaftaran itu untuk memudahkan para calon mahasiswa. “Pendaftaran online melalui di website STIE 66 Kendari dan pendaftaran offline bisa datang ke kampus dengan membawa berkas administrasi,” pungkas Dr. Bakhtiar Abbas. (ilw/b)

Tinggalkan Balasan