Pemuda di Lasalimu Tewas Tersengat Listrik

HEADLINE NEWS

KENDARINEWS.COM — Seorang pemuda Yudi (21) asal Desa Togomangura Kecamatan Lasalimu mengalami nasib naas. Nyawanya terenggut oleh kawat listrik yang sejatinya untuk menghalau hewan pemakan tanaman. Ia tak bisa selamat karena daya sengat listrik cukup tinggi, ditambah lagi peristiwa itu terjadi tengah malam. Sehingga pertolongan medis tak bisa maksimal.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo (pakai topi hitam) saat melakukan olah TKP di kebun milik La Tono, desa Togomangura Lasalimu.

Kasat Reskrim Polres Buton AKP Dedi Hartoyo menceritakan kronologis kejadian, awalnya korban bersama dengan empat rekannya yang bernama Safrin, Andisan, Nardin, dan La Semu bertemu. Mereka saling mengajak untuk meneguk miras di rumah kebun milik La Tono yang berada di Desa Togomangura Kecamatan Lasalimu.

Setibanya di sana, korban menyalakan lampu dengan cara menaikan saklar. Berselang bebepa menit Kemudian tiba-tiba terdengar suara dari salah satu masyarakat yang berada di luar bahwa ada polisi. “Dengan spontan semuanya berlari meninggalkan rumah, saat itu korban terjatuh karena kakinya tersangkut kawat pagar yang ada aliran listriknya. Saat jatuh langsung meninggal,” papar Dedi Hartoyo.

Atas kejadian itu, polisi sudah memeriksa 4 orang saksi yang merupakan teman-teman korban. Yudi ditemukan oleh rekan-rekannya dalam posisi tergeletak di atas tanah. Saat ini polisi tengah melakukan pengembangan kasus. “Oleh teman-temannya, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Togomangura untuk mendapatkan perawatan medis. Saat subuh diinformasikan korban telah meninggal,” ujarnya.

Di tempat berbeda, di hari yang sama, tragedi serupa juga terjadi di kawasan kebun warga Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa Buton Selatan. Kali ini korbannya adalah petani berusia 55 tahun, La Tabo.

Kronologis kejadian bermula saat La Tabo berjalan menuju kebun rekannya, Amir Wulelu. Ia memutuskan untuk menyebrangi batas kebun itu, namun kaki korban terkait pada kawat yang di aliri arus listrik dan langsung terjatuh dan meninggal di tempat.

“Ini kejadiannya pagi jelang siang. Selanjutnya, personil Polsek Sampolawa yang dipimpin langsung oleh kapolsek sampolwa Iptu Imran bersama anggota menuju TKP dan mengamankan beberpa barang bukti,” kata Kasat Reskrim Polres Buton.

Saat kejadian, pemilik kebun tidak berada di lokasi. Polisi telah mengamankan Aki merk yuasa dan merk GS masing-masing 1 buah, Inverter 1 buah dan Kabel 10 meter sebagai barang bukti. (b/lyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *