KENDARINEWS.COM – Pemerintah Kota Baubau resmi memulai rehabilitasi menyeluruh Puskesmas Waborobo. Proyek ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE, Selasa (14/7/2026), sebagai langkah nyata memperkuat kualitas layanan kesehatan bagi warga.
Wali Kota Yusran Fahim menjelaskan pembangunan ini sangat mendesak seiring lonjakan jumlah kunjungan pasien yang tidak lagi sebanding dengan kapasitas gedung yang ada. Fasilitas ini sudah beroperasi hampir dua dekade, sejak pertama kali dibangun tahun 2008 dan resmi melayani masyarakat mulai tahun 2009.
“Kapasitas Puskesmas Waborobo kini semakin padat. Rehabilitasi ini kami lakukan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan saat ini,” ujar Yusran.
Ia menambahkan, peningkatan sarana kesehatan masuk dalam daftar sepuluh proyek strategis daerah tahun 2026. Selain Puskesmas Waborobo, Pemkot Baubau juga tengah melanjutkan rehabilitasi Puskesmas Lakologou, revitalisasi kawasan Kotamara, penataan Pasar Wameo, hingga perbaikan jaringan transmisi air baku.
“Seluruh langkah ini kami tujukan agar pelayanan publik semakin optimal, serta menjadikan Baubau sebagai kota yang sehat, nyaman, dan berdaya saing,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau dr. Frederick Tangke Allo, Sp.B, menyampaikan proyek ini dibiayai sepenuhnya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp8.221.218.000. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kalender, berjalan mulai 2 Juli hingga 29 November 2026.
“Setelah hampir 20 tahun melayani, bangunan ini perlu rekonstruksi total agar selaras dengan standar pelayanan kesehatan modern dan pertumbuhan jumlah penduduk di wilayah ini. Kami berharap nantinya hadir fasilitas yang representatif untuk melayani warga dengan lebih maksimal,” pungkas dr. Frederick. (mel)










































