Apresiasi Dedikasi Guru PAUD, Wabup Buton: Pendidikan Usia Dini Fondasi Generasi Emas

KENDARINEWS. COM— Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, S.T., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membentuk karakter dasar anak-anak di wilayah Kabupaten Buton. Menurutnya, peran pendidik di jenjang usia dini adalah pilar utama yang menentukan kualitas masa depan generasi penerus di Bumi Butuni.

Pernyataan ini disampaikan Syarifudin saat menjadi pembina upacara sekaligus menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) – PGRI Tingkat Kabupaten Buton. Acara yang berlangsung meriah ini digelar di Pelataran Perpustakaan Daerah Kabupaten Buton, Senin (18/5/2026).

“Terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada seluruh pendidik yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan kasih sayang dalam mendidik tunas-tunas bangsa di negeri yang kita cintai ini. Saya tegaskan, peran Anda sangatlah krusial karena di tangan Andalah fondasi karakter, kedisiplinan, dan kreativitas anak bangsa mulai dibentuk,” ujar Syarifudin di hadapan ratusan guru yang hadir.

Ia menekankan bahwa cita-cita melahirkan generasi emas yang cerdas dan berakhlak mulia tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus ditanamkan sejak usia dini. Oleh karena itu, Pemkab Buton melalui kepemimpinan Bupati Alvin Akawijaya dan dirinya berkomitmen penuh untuk terus hadir mendukung kemajuan pendidikan usia dini.

“Komitmen pemerintah daerah adalah memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak, bermakna, dan menyenangkan. Dukungan itu kami berikan lewat peningkatan kapasitas guru maupun pemenuhan sarana prasarana penunjang. Kami percaya, dengan sinergi kuat antara pemerintah, pendidik, dan orang tua, generasi Buton yang tangguh dan berkarakter akan siap menyongsong masa depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bunda Paud Kabupaten Buton, Ny. Maimunah Moko Syarifudin Saafa, juga menyampaikan pesan penting kepada keluarga besar IGTKI. Ia mengajak para pendidik untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan metode pembelajaran kekinian yang kreatif, serta mempererat kemitraan dengan orang tua murid.

“Pendidikan terbaik tercipta jika ada kesatuan visi antara sekolah dan keluarga. Libatkan orang tua sebagai mitra utama, karena pembentukan karakter tidak hanya terjadi di kelas, tetapi berlanjut hingga ke lingkungan rumah,” pesan Ny. Maimunah.

Sementara itu, Ketua IGTKI Kabupaten Buton, Magfira Anirosita Ihi, S.Pd., MM., dalam laporannya menyampaikan tema besar peringatan tahun ini adalah “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”. Tema ini diangkat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan nasional penerapan program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari satu tahun pendidikan prasekolah.

“Momentum HUT ke-76 ini harus menjadi titik tolak penguatan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kebersamaan kita. Mari kita pastikan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Buton terus menjadi yang terdepan dan berkualitas,” ucap Magfira saat membacakan sambutan Ketua IGTKI-PGRI Pusat.

Puncak acara diisi dengan penyerahan penghargaan bergengsi dari Direktorat Jenderal PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penghargaan ini diberikan kepada Bunda Paud Kabupaten Buton, Bunda Paud Kecamatan Lasalimu Selatan, dan Bunda Paud Kelurahan Kambulambulana. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas peran aktif mereka dalam mendukung keberhasilan program wajib belajar 13 tahun berbasis pendidikan prasekolah.

Tinggalkan Balasan