Gubernur ASR Budayakan Kamis Bersepeda

KENDARINEWS. COM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menggalakkan gerakan efisiensi energi melalui pendekatan yang tidak biasa. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, resmi mencanangkan program “Kamis Bersepeda” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni satu hari tanpa penggunaan kendaraan bermotor yang dilaksanakan setiap hari Kamis.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, program ini tidak sekadar kebijakan administratif, melainkan gerakan moral yang menitikberatkan pada keteladanan pimpinan. Dimana perubahan budaya kerja harus dimulai dari atas agar dapat diikuti secara sukarela oleh seluruh jajaran.

“Satu hari kita melaksanakan kegiatan bersepeda dan tanpa kendaraan bermotor. Ini gerakan moral, bukan perintah. Saya sendiri sudah memulai dari rumah ke kantor dengan bersepeda,” ujar Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.

Orang Nomor Satu di Bumi Anoa ini mengungkapkan, bahwa gerakan ini bertujuan untuk menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan pemerintahan sekaligus mendorong pola hidup sehat bagi ASN. Selain efisiensi energi, aktivitas bersepeda juga dinilai mampu meningkatkan kebugaran dan produktivitas kerja.

“Pada hari perdana pelaksanaan gerakan ini, sejumlah kepala dinas dan pejabat eselon tampak ikut bersepeda menuju kantor. Dimana setelah saya tanya satu per satu, pada umumnya mereka merasa senang. Karena selain menghemat, ini juga menjadi sarana olahraga,” ungkapnya.

Mantan Pangdam Hasanuddin ini menjelaskan, untuk memastikan program berjalan inklusif, Pemprov Sultra juga menyiapkan solusi bagi ASN yang tidak memiliki sepeda atau tinggal jauh dari kantor. Pemerintah menyediakan layanan bus jemputan dengan sistem titik kumpul.

“ASN akan dijemput dari lokasi yang telah ditentukan, diantar ke kantor pada pagi hari, dan dipulangkan kembali setelah jam kerja. Skema ini kita harapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas tanpa mengurangi produktivitas,” jelasnya.

Mantan Kabinda Sultra ini meyakini pendekatan berbasis keteladanan akan lebih efektif dibandingkan instruksi formal. Dimana sebagai bagian dari implementasi, seluruh OPD diimbau mensterilkan area kantor dari kendaraan bermotor setiap hari Kamis. Langkah ini diharapkan mampu menekan penggunaan energi secara signifikan serta mengurangi aktivitas yang dianggap tidak efisien.

“Kita harapkan setelah ini dilakukan, aktivitas yang berlebihan bisa dikurangi dan fokus pada efisiensi. Saya yakin para pejabat akan memahami arah kebijakan ini tanpa perlu penekanan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan