KENDARINEWS.COM- – Setelah sterilisasi kawasan bekas kebakaran pada Jumat lalu, Pemerintah Kabupaten Buton mulai membangun lapak sementara Pasar Kaloko yang terbakar pada 29 Desember 2025 malam.
Senin pagi (5/1), Bupati Alvin secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan yang akan menyediakan sekitar 100 kios dan diharapkan rampung akhir Januari.
“Kami harapkan pedagang segera bisa memanfaatkan fasilitas ini sebagai awal pemulihan dan kebangkitan usaha mereka,” ujar Bupati Alvin yang didampingi Wakil Bupati Syarifudin Saafa.
Sebelumnya, pada 2 Januari 2026, para pedagang telah menolak untuk pindah ke Pasar Ompu yang siap pakai dan memilih untuk tetap berdagang di lokasi semula. Pemerintah kemudian merespons dengan mengkoordinasikan bantuan dari berbagai sektor, termasuk pemberangkatan alat berat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup, serta pengamanan oleh Satpol PP.
Anggota DPRD Kabupaten Buton Dr. La Subu mengapresiasi langkah pemprov, menyatakan bahwa pembangunan lapak sementara merupakan keputusan tepat karena fokus pada kebutuhan langsung pedagang untuk tetap berdagang. Anggaran proyek diambil dari Biaya Tak Terduga.
Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Pada kejadian kebakaran sebelumnya, Polres Buton telah menurunkan mobil water canon dan puluhan personel untuk membantu pemadaman, evakuasi, dan pengaturan lalu lintas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.










































