Revitalisasi Sungai Tuntas! Warga Bisa Tenang, Tapi BPBD Tetap Siaga

KENDARINEWS.COM- – Tak perlu lagi meremas tangan saat musim hujan tiba! Desa Lasembangi, yang selama bertahun-tahun jadi “langganan” banjir akibat luapan Sungai Lasambangi, kini punya alasan untuk bernapas lega. Proyek revitalisasi sungai yang direncanakan selesai Desember 2025, ternyata sudah rampung total di lapangan.

“Pekerjaan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) memang sesuai kontrak sampai akhir tahun ini, namun terpantau sudah selesai lebih cepat,” ungkap Kepala BPBD Buton, Manafu, dengan nada yang penuh kebanggaan.

Meski infrastruktur pengendali banjir sudah siap beroperasi, pihak BPBD tidak mau lengah sedikitpun. Pasalnya, musim penghujan masih akan berlangsung hingga pertengahan tahun depan, dan musibah bisa datang kapan saja tanpa pamit.

“Kita tetap dalam kondisi siaga penuh! Tim sudah kita bentuk dan bekerja sama dengan berbagai pihak, jadi kalau ada potensi atau kejadian bencana, kita bisa langsung bergerak cepat,” tambahnya.

Sampai saat ini, Desa Lasembangi masih masuk dalam daftar daerah rawan bencana. BPBD menetapkan target pengujian – jika hingga April mendatang tak ada lagi banjir yang melanda, maka revitalisasi sungai bisa dinyatakan berhasil secara total.

“Puncak musim banjir biasanya terjadi di bulan April. Kalau sudah lewat bulan itu dan tidak ada masalah, Insya Allah Lasembangi benar-benar aman dari ancaman banjir,” jelas Manafu.

Tak hanya dari anggaran pusat, proyek ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi. “Kita tahun lalu menerima bantuan 21 Miliar rupiah dari pusat untuk menangani banjir di tiga lokasi: Lasembangi, Togo Mangura, dan Kancinaa. Sementara di Lasembangi sendiri, provinsi juga turut andil dengan pengerjaan irigasi yang juga sudah tuntas,” tutupnya dengan bangga.(elyn)

Tinggalkan Balasan