KENDARINEWS.COM-– Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), mengambil peran sentral dalam upaya memastikan keamanan dan kondusifitas Bumi Anoa jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, salah satunya dengan memimpin langsung patroli skala besar dalam rangka Operasi Lilin Anoa 2025, Selasa malam (23/12/2025).
Patroli yang dimulai pukul 19.30 Wita dari Tribun Presisi Polda Sultra dengan rute 29 kilometer di Kota Kendari, menjadi bukti komitmen Gubernur untuk berada di lapangan dan memantau langsung kesiapan pengamanan. Ia mengarahkan rombongan patroli untuk menuju kawasan keramaian seperti Pasar Andonohu dan Pasar Grosir Mandonga, di mana berhenti menyapa masyarakat dan memeriksa Pos Pengamanan (Pos Pam).
Dalam keterangan tertulisnya, Gubernur Sultra mengapresiasi pelaksanaan patroli yang dianggap mampu memberikan rasa aman, kesejukan, dan ketenteraman bagi warga dalam menjalankan aktivitas keagamaan. “Kita berharap seluruh rangkaian Operasi Lilin Anoa 2025 dapat berjalan lancar, sehingga perayaan Natal di Sultra berlangsung aman, damai, dan kondusif,” ujarnya. Ia juga tidak lupa mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan dalam menjalankan tugas.
Sebelum patroli skala besar, Gubernur telah aktif terlibat dalam serangkaian persiapan. Pada Sabtu (20/12/2025), ia bersama Kapolda Sultra mengecek Pos Pam di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, dan menghadapi lonjakan arus penumpang. Pada Jumat (19/12/2025), ia juga memimpin apel pasukan Operasi Lilin Anoa 2025 di lapangan upacara Kantor Gubernur Sultra, yang melibatkan 3.078 personel gabungan dari berbagai instansi dengan 77 posko di lokasi strategis.
Masih pada hari yang sama dengan patroli (23/12/2025), Gubernur Sultra juga mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Nataru secara virtual yang dipimpin Menko Polkam di Jakarta, untuk menerima arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pengamanan yang terpadu, antisipatif, dan humanis.
Selain keamanan, Gubernur juga memastikan bahwa Satgas Pangan Sultra melakukan pantauan harga dan stok sembako, agar masyarakat tidak kesulitan mengakses bahan pokok selama perayaan.










































