Bursa Asia Menguat di Awal Perdagangan

KENDARINEWS.COM — Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Rabu (26/11/2025), mengikuti penguatan Wall Street di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga acuan pada Desember mendatang.

Optimisme pasar menguat setelah muncul laporan bahwa Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, dipertimbangkan sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan ketua The Fed saat ini. Investor menilai Hassett lebih sejalan dengan dorongan Presiden Donald Trump agar bank sentral menurunkan suku bunga.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan menyatakan kepada CNBC pada Selasa bahwa ada “peluang yang sangat besar” Trump akan menunjuk ketua The Fed baru sebelum Natal.

Menurut perangkat CME FedWatch, pelaku pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada Desember kini telah mencapai lebih dari 84%. Presiden The Fed New York, John Williams, juga memperkuat sentimen tersebut pada Jumat lalu dengan mengatakan bahwa ada ruang untuk menurunkan suku bunga “dalam waktu dekat.”

Di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix dibuka menguat 0,9%. Saham teknologi memimpin reli, dengan SoftBank Group melonjak 5,9% pada pembukaan, menandai penguatan sektor teknologi Jepang untuk sesi kedua berturut-turut.

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,67%, sementara Kosdaq yang berkapitalisasi kecil menguat 0,64%.
Bursa Australia juga dibuka positif. Indeks ASX/S&P 200 naik 1,2% setelah data inflasi terbaru menunjukkan kenaikan 3,8% year-on-year pada Oktober melampaui ekspektasi analis dan menjadi laju tertinggi dalam tujuh bulan, menurut Biro Statistik Australia.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong ikut dibuka menguat, diperdagangkan pada level 25.977, lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di 25.894,55.

Sementara itu, bursa AS pada perdagangan Selasa malam ditutup menguat setelah sesi yang sempat berfluktuasi. Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 664,18 poin atau 1,43% menjadi 47.112,45. S&P 500 menguat 0,91% ke level 6.765,88, dan Nasdaq Composite naik 0,67% ke 23.025,59 mencatatkan pembalikan arah dari penurunan sebelumnya. (CNBC Indonesia)

Tinggalkan Balasan