Bupati Konkep: OPD Harus Proaktif Dukung Pembangunan Ekonomi

KENDARINEWS.COM—Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Rifqi Saifullah Razak menilai pentingnya pembangunan ekonomi daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tentu melibatkan berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan perindustrian.

Menurut mantan anggota DPRD Sultra ini, seluruh elemen, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder lainnya, harus berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembangunan ekonomi di daerah.

“Kita harus membangun ekonomi secara menyeluruh,” Bupati Rifqi Saifullah Razak, Senin (7/4/2025).

Pembangunan dimaksus, dimulai dari meningkatkan produktivitas sektor primer, memperkuat sektor sekunder, hingga mendorong pengembangan sektor tersier.

“Setiap aktivitas pembangunan harus memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah,” tegasnya.

Bupati Rifqi memaparkan sejumlah program prioritas yang diusung dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Beberapa program tersebut antara lain peningkatan produktivitas sektor unggulan, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, industri, perdagangan, UMKM, dan koperasi.

Selain itu, pengembangan pelaku usaha milenial, termasuk petani, nelayan, dan pengusaha muda, untuk menjadi lebih produktif dan berdaya saing juga menjadi fokus utama.

“Pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan infrastruktur penunjang ekonomi juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan,” jelasnya.

Selain itu, program prioritas RKPD 2026 juga meliputi pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul, penguatan pendapatan daerah, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta penguatan ketahanan iklim dan pembangunan hijau.

Untuk mendukung sektor riil, terutama pelaku UMKM, Bupati Rifqi menekankan pentingnya kebijakan yang membatasi kegiatan di luar daerah. Seperti sosialisasi, bimbingan teknis (bimtek), seminar, dan perjalanan dinas ke luar provinsi.

“Kita fokus memprioritaskan belanja kebutuhan administratif, konsumsi, barang dan jasa, serta proyek-proyek pembangunan yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten dan APBDes, guna memperkuat ekonomi lokal,” terangnya.

Lebih jauh Bupati Rifqi menjelaskan, pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan arahan dari Presiden, Gubernur Sulawesi Tenggara, agar program yang dijalankan tetap selaras dengan agenda pembangunan nasional dan provinsi.

“Saya meminta seluruh kepala OPD merancang program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan sesuai kemampuan fiskal daerah,” imbuhnya. (jib)

Tinggalkan Balasan