KENDARINEWS.COM–Jelang Hari Raya Idulfitri, harga bahan pangan pokok biasanya melonjak. Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) menegaskan tak akan ragu menindak tegas distributor yang terbukti “nakal” dalam memainkan harga bahan pangan pokok.
Hal itu diungkapkan Gubernur ASR disela-sela inspeksi mendadak (sidak) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto ke beberapa pasar dan distributor di Kota Kendari, Jumat (14/3/2025).
Mantan Pangdam XIV Hasanuddin itu menegaskan jika ada distributor yang mencoba memainkan harga, maka pihaknya tidak akan ragu untuk berkoordinasi dengan kepolisian.
“Hal ini sudah menjadi kewenangan kepolisian. Jadi bila ditemukan maka kita serahkan langsung ke pihak berwenang untuk ditindaklanjuti,” tegas Gubernur ASR didampingi Sekda Sultra, Asrun Lio.
Saat mengecek harga dan stok bahan pangan ke distributor gula dan Hypermart, Gubernur ASR melihat tidak ada perbedaan harga yang mencolok, antara tingkat distributor dan pengecer.
“Kami sudah cek dari hulu sampai hilir, dan ternyata harga masih wajar. Stok pun aman, bahkan melebihi kebutuhan menjelang lebaran,” jelas Gubernur ASR.
Dalam upaya menjaga harga bahan pokok tetap stabil hingga lebaran 2025, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sultra ini menegaskan, pemerintah akan meningkatkan frekuensi sidak di pasar.
Hal itu bertujuan untuk mencegah kenaikan harga yang tidak wajar, khususnya di tingkat pedagang eceran. “Sidak ini penting agar harga tetap terkendali. Selain itu, kita juga harus memperhatikan bahan pokok yang rentan mengalami kenaikan, seperti cabai dan minyak. Jika ditemukan lonjakan harga yang mencurigakan, kita akan telusuri hingga ke tingkat distributor,” tutur Gubernur ASR. (rah/b)










































