Kasus Penipuan Selebgram, Prabowo: Pelaku Gunakan Medsos untuk Open BO

KENDARINEWS.COM – Selebgram sekaligus model terkenal menjadi korban penipuan dengan modus diiming-imingi iPhone 15. Pelaku, seorang pria yang belum diketahui identitas lengkapnya dan hanya disebut dengan inisial PS, berhasil memperdaya Tiara untuk meminjamkan iPhone 14 miliknya dengan janji akan menggantinya dengan iPhone 15.

Selebgram bernama Tiara Aurellie yang berusia 21 tahun percaya dengan janji itu dan memberikan iPhone 14 miliknya kepada pelaku. Namun, tanpa disadarinya, pelaku menggunakan handphone tersebut untuk mengakses data pribadi Tiara secara ilegal. Akibatnya, uang sebesar Rp 23 juta yang tersimpan di rekeningnya dikuras habis oleh pelaku.

Selain kehilangan uang, Tiara juga mengalami penyalahgunaan akun media sosialnya. Pelaku menggunakan akun tersebut untuk melakukan transaksi prostitusi online (open BO).

Tiara Aurellie membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya atas peristiwa tak menyenangkan dialaminya./ Abdul Rahman

Menurut kuasa hukum Tiara, Prabowo Febriyanto, kasus ini telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Rabu (12/6) kemarin.

“Kami laporkan dengan UU ITE, illegal access, dan prostitusi online. Di sini sudah ada banyak korbannya,” kata Prabowo yang dikutip dari jawapos.com setelah membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya.

Laporan ini terdaftar dengan nomor LP/B/3270/VI/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pelaku, dengan inisial PS, dilaporkan berdasarkan UU ITE sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30 juncto Pasal 46 dan atau Pasal 32 Jo Pasal 48.

Tiara mengaku awalnya tergiur dengan janji mendapatkan iPhone 15. Namun, alih-alih mendapatkan keuntungan, ia justru mengalami kerugian besar. Selain dirinya, beberapa influencer lain juga menjadi korban akibat pelaku yang menggunakan akun media sosial Tiara untuk menipu.

Menurut Prabowo, sejumlah influencer diajak bertemu oleh pelaku yang mengatasnamakan dirinya sebagai Tiara. Setelah pertemuan, dengan kemampuan komunikasinya yang lihai, pelaku berhasil memperdaya para korban hingga melakukan hubungan seksual.

“Mereka (sejumlah influencer yang diajak kencan) menagih uangnya sama klien kami, padahal klien kami tidak tahu apa-apa. Total korban ada 5 sampai 10 orang, rata-rata influencer semua,” jelas Prabowo.

Tak hanya itu, pelaku yang awalnya mengaku sebagai pengusaha namun ternyata hanya seorang sales properti, juga memanfaatkan akun media sosial Tiara untuk meminjam uang dari berbagai pihak. Total uang yang berhasil dipinjam oleh pelaku diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

“Terlapor mengenalkan diri bukan sebagai terlapor, tapi sebagai teman klien kami. Namanya teman, mereka percaya,” tambah Prabowo. (jpg/kn)

Tinggalkan Balasan