Jembatan Ambruk, Tiga Desa di Koltim Terisolasi

KENDARINEWS.COM — Tiga desa di Kecamatan Uesi Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) terisolasi akibat putusnya jembatan penghubung antara Desa Alaaha menuju Desa Likuwalanapo. Tiga desa tersebut diantaranya, Desa Likuwalanao, Desa Puurau dan Desa Tonggauna.

Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Timur, Dewan Made Ratmawan mengaku, jembatan penghubung Desa Alaaha dengan Desa Likuwalanapo Kecamatan Uesi hanyut diterjang banjir akibat curah hujan tinggi.

“Saat ini jembatan tersebut semuanya hanyut diterjang banjir bandang. Akibatnya, masyarakat tiga desa tidak bisa keluar membeli sembilan bahan pokok. Apalagi jalur itu satu-satunya yang bisa dilalui,” kata Dewa Made Ratmawan kepada Kendari Pos, Jumat, (8/3).

Dewa mengatakan, ia telah mengutus tim untuk memastikan bahan untuk dijadikan pembuatan pincara sebagai alternatif tanggap darurat bencana. Mantan Kabag ULP Koltim ini menyampaikan, saat ini tanggap darurat masih menyiapkan material bahan pincara dan menghimpun informasi kondisi masyarakat tiga desa itu.

“Kalau soal stok sembilan bahan pokok di tiga desa belum ada informasi terkait kekurangnya. Mudah-mudahan masih ada pangan sambil menunggu pincara selesai. Memang tidak bisa dilewati sungai konawe dalam kondisi banjir. Apalagi agak dalam dan arusnya cukup keras. Makanya jalan satu-satunya kita pakai pincara,” imbuhnya. (kus)

Tinggalkan Balasan