Perempuan Muda Nahdliyin Dukung Prabowo-Gibran di Sultra

Kendarinews.com — Dukungan terhadap Prabowo-Gibran untuk memenangkan Pilpres terus bergulir. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), dukungan datang dari Pergerakan Perempuan Muda Nahdliyin (Perdana). Dipimpin Koordinator Perdana 6 Provinsi di Sulawesi Ramhlah Umar, kaum perempuan nahdliyin dari kabupaten/kota di Bumi Anoa mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo-Gibran di Swiss Belhotel Kendari, kemarin.

Ramlah Umar mengatakan dukungan terhadap Prabowo-Gibran karena capres dan cawapres ini peduli dengan isu perempuan dan anak. Tentunya itu sejalan dengan misi pemberdayaan, perlindungan perempuan dan anak, terutama untuk anak di bidang kesehatan dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting yang terus diperjuangkan.
Salah satu concern Perdana bagaimana mengedukasi Masyarakat agar anak-anak Indonesia tidak mengalami Stunting, sesuai dengan program pemerintah Indonesia untuk menurunkan angka stunting di 2024 ini,” bebernya.
Persoalan stunting, bukan karena faktor kemiskinan. Tapi bagaimana kita bisa menjaga kebersihan diri kita, juga lingkungan tempat tinggal dan lingkungan disekitar kita, juga kesehatan ibu hamil terus terjaga.Juga remaja perempuan harus mengonsumsi tablet tambah darah. Agar ketika masuk pada usia pernikahan dan menikah kemudian hamil bayinya bisa sehat dan tidak stunting.

Ia optmis dengan langkah Perdana, Prabowo-Gibran bisa menang 70 persen di Sultra. Sebab saat Pilpres 2019, Prabowo menang di Bumi Anoa. Perdana diisi perempuan berusia 20-45 tahun yang aktif di organisasi NU yang didalamnya ada IPPNU, KOPRI PMII, Fatayat NU “Prioritas kita itu menyisir suara-suara milenial yang sudah 17 tahun ke atas. Tapi, kita juga menyasar perempuan yang umurnya di atas 45, kita bergerak sebanyak-banyaknya mengumpulkan suara,” ungkapnya.

Ia menyatakan deklarasi Perdana di Sultra kali pertama dilakukan, tapi gerakannya sudah berjalan beberapa bulan yang lalu.
Katanya, perempuan Sultra tertarik bergabung dengan Perdana , karena program kerja Prabowo-Gibran salah satunya menyisir kaum milenial. Juga ada isu-isu yang berkaitan dengan perempuan, anak, isu ekonomi perempuan, isu kesehatan terutama stunting. Apalagi sekarang stunting masih persoalan yang sangat krusial. Ia menjelaskan gerakan Perdana beda dengan yang lain. “Kalau yang lain gerakannya mengumpulkan massa. Kalau kita bergerak langsung bersentuhan dengan basis suara, jadi kita punya data real. Makanya saya sangat optimis Prabowo akan menang di Sultra,” pungkasnya. (ris)

Tinggalkan Balasan