Harmin Ramba Imbau Pemilih Aktif Dalam Pemilu

KENDARINEWS.COM — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong peran aktif pemilih pemula dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024. Langkah-langkah strategis telah dilakukan, guna mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam proses pemilihan. Secara kuantitas, pemilih pemula sangat banyak, sehingga keterlibatan mereka bisa mempengaruhi hasil Pemilu

Kepala Kesbangpol Sultra, Harmin Ramba mengaku, sangat memberikan perhatian serius terhadap pemilih pemula. Menurutnya, sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam mendukung kesuksesan pesta demokrasi, maka sangat penting mendorong keterlibatan mereka dalam pemilihan.

“Kita mendorong peran aktif pemilih pemula di wilayah Sultra dalam menggunakan hak pilihnya,” ujar Harmin Ramba, kemarin.

Upaya mendorong partisipasi pemilih pemula, tidak hanya menjadi tanggung jawab Kesbangpol semata, tapi juga elemen lain. Sebab, secara umum ini juga untuk menciptakan masyarakat yang lebih partisipatif dalam Pemilu.

“Apalagi kita ketahui bersama, dari total pemilih di Sultra, 41 persen diantaranya merupakan pemilih pemula. Tentu angka ini cukup tinggi. Karena itu penting terus mengedukasi pemilih pemula, agar ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Satu suara dari mereka akan menentukan masa depan daerah dan bagsa,” jelasnya.

Kepala Kesbangpol Sultra, Harmin Ramba (enam dari kanan) foto bersama Wagub Sultra 2018- 2023, Lukman Abunawas (tujuh dari kanan) dan sejumlah siswa Paskibraka. Untuk diketahui, siswa adalah pemilih pemula yang didorong supaya menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.

Salah satu inisiatif utama Kesbangpol, dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda adalah dengan mengimplementasikan program edukasi politik. Dalam mendorong hal itu, Kesbangpol menggaet beberapa stakeholder terkait, mulai dari KPU, Bawaslu, DPRD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Pendidikan.

“Hal ini, sebagai langkah kolaborasi kita dalam melaksanakan sosialisasi edukatif dan membuat pemetaan sekolah yang ada di Sultra, untuk pelaksanaan sosialisasi khususnya kepada pelajar kelas III SMA/ SMK/sederajat. Serta mahasiswa semester awal, melalui kuliah umum terkait pentingnya partisipasi dalam pesta demokrasi. Upaya ini kita lakukan, untuk membuka wawasan dan membangun kesadaran politik di kalangan pemuda,” terangnya.

Selain itu, Kesbangpol juga mengingatkan kepada guru dan kepala sekolah, agar tidak mengintervensi pilihan siswanya. Mengingat mereka adalah ASN yang harus menunjukkan netralitas kepada siswa.

“Guru dan kepala sekolah berperan dalam mengedukasi siswa, tentang pentingnya berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Melalui peran aktif mereka, diharapkan siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tapi juga pemahaman praktis tentang peran mereka dalam mewujudkan pesta demokrasi yang sehat,” kata Pj Bupati Konawe ini.

Kepala Kesbangpol Sultra, Harmin Ramba yang juga Pj Bupati Konawe (tiga dari kanan) dalam suatu pertemuan dengan Presiden Jokowi.

Dengan langkah proaktif ini, Kesbangpol berharap dapat membentuk pemilih pemula yang lebih terinformasi, kritis, dan aktif dalam pesta demokrasi. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan generasi muda dapat menjadi kekuatan positif dalam membangun masa depan negara yang demokratis dan berkeadilan.

“Harapan saya, bagi generasi muda yang sudah memenuhi syarat untuk ikut dalam pemilu, jangan pernah golput. Tapi jadilah warga negara yang baik dengan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pesta demokrasi Sultra dan Indonesia secara umum. Karena ini akan menentukan pemimpin daerah dan negara selama lima tahun kedepan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto juga menggaungkan Pemilu Damai dan partisipasi pemilih di Bumi Anoa. Sekjen Kemenkumham ini menginisiasi Deklarasi Pemilu Damai tahun 2024. Perwakilan siswa/siswi SMA/SMK/SLB se-Provinsi Sultra dilibatkan dalam deklarasi tersebut.

Dalam momen penting itu, Andap mengajak ASN, Kepala Sekolah, perwakilan pelajar SMA/sederajat sebagai pemilih pemula untuk Deklarasi Pemilu Damai tahun 2024. “Saya mengajak seluruh elemen pendidikan dan ASN di Sultra, untuk mensukseskan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024,” ungkap Andap Budhi Revianto. (rah/adv)

Tinggalkan Balasan