Jelang Purna Tugas, Ali Mazi Rombak Kabinet, Berikut Nama namanya

KENDARINEWS.COM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali merombak 92 pejabat lingkup Sultra. Mereka terdiri dari 9 eselon II atau Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan 83 Eselon III dan IV. Seremoni pelantikan dipimpin langsung Sekda Sultra, Asrun Lio mewakili Gubernur Sultra,H. Ali Mazi di aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur, Senin (28/8).

Pelantikan ini berdasarkan SK Gubernur  Sulawesi Tenggara nomor 497 tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara.

Serta SK nomor 498 tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan administrator dan pengawas di lingkungan pemerintah provinsi Sultra.

Para Kepala OPD yang dilantik yakni, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sultra, H. Pahri Yamsul yang kini menjabat Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pemprov Sultra. Jabatan yang ditinggalkannya di Dinsos, kini diisi oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pemprov Sultra, Burhanuddin.

Selanjutnya,  Muhammad Djudul  jabatan lama Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)  Provinsi Sultra kini non job dengan keterangan kini memasuki batas usia pensiun. Jabatan Kepala  Bapenda kini diisi Mujahidin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Konawe Selatan.

Kemudian, staf ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia, H. Abdul Rahim kini menjabat  Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Laode daerah Hidayat  jabatan lama kepala satuan polisi pamong praja Provinsi Sultra kini menjabat  Kepala Dinas kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sultra.

Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan hukum dan politik Kabupaten Muna barat, Laode Buto kini menjabat staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia Provinsi Sultra.

La Ode Fasikin, jabatan lama sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, jabatan baru   staf ahli Gubernur tentang pemerintahan, hukum dan politik Provinsi Sultra.

Laode mustawir, jabatan lama Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat satuan polisi pamong praja Provinsi Sultra,   jabatan baru kepala satuan polisi pamong praja Provinsi Sultra.

Marvel Siswoyo  jabatan lama Kabid Pertanahan  dinas Perumahan Rakyat kawasan pemukiman dan pertahanan Provinsi Sultra, jabatan baru Kepala Biro administrasi pembangunan Setda Provinsi Sultra.

Dalam kesempatan itu, mewakili Gubernur, Asrun Lio mengatakan, jabatan yang dipercayakan adalah sebuah amanah yang dititipkan, yang tentu setiap saat dapat diambil kembali. Karenanya, selain perlu disyukuri, juga hendaknya dapat dijaga dan diimbangi dengan kejujuran, keikhlasan, serta prestasi dalam bekerja.

Tentunya, mereka yang diberi amanah harus senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin tinggi, dan komitmen terhadap tugas-tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil Negara. 

“Para pejabat yang baru dilantik tentu harus meneguhkan niat dan tekad untuk menjadi teladan, baik dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun sebagai anggota masyarakat, agar dapat memberi kesan positif dan menginspirasi melalui tindakan-tindakan yang lebih bermanfaat, “kata Asrun.

Sementara itu, usai dilantik, sebagai Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Bina Marga, Pahri Yamsul tak lupa memanjatkan rasa syukur dan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah  membantu dalam setiap kerja-kerja yang dilakukan instasi yang dipimpinnya selama ini. Khususnya pada Gubernur Sultra, Ali Mazi. 

Ia berharap, amanah yang dipercayakan  kepadanya saat ini dapat diemban dengan baik. Tapi tentu, kesuksesan dalam menjalankan tugas kedepan butuh dukungan dan kerjasama semua pihak. 

“Dalam kerja-kerja ke PU an, tentu bukan hal baru lagi. Semoga amanah ini bisa saya jalankan sebaik-baiknya. Namun untuk mencapai kesuksesan menjalankan tugas perlu dilakukan melalui kekompakan  dan kerja sama dari  semua pihak khususnya teman-teman di OPD. Kita tidak dapat sukses tanpa bantuan dan dukungan semua pihak. Karena itu, silaturahmi harus terus dibina dan dijaga antar sesama pegawai  untuk menghasilkan program terbaik di OPD yang kita pimpin,”pungkasnya. (rah/kn)

Tinggalkan Balasan