Malas Berkantor, Dua PNS Bakal Disanksi

KENDARINEWS.COM—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka selalu menunjukkan ketegasannya terhadap kedisiplinan PNS. Abdi negara yang ketahuan tidak disiplin akan ditindak. Dalam waktu dekat ini, Pemkab akan melakukan sidak kode etik terhadap dua PNS yang ketahuan malas berkantor.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Penilaian Kinerja dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Kolaka,¬†Surahmad¬†Suaib mengungkapkan, dua PNS yang akan disidang kode etik itu berinisial J dan K. “Kedua PNS itu bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran. Bahkan J ini mempunyai jabatan yaitu Kasubid,” ungkapnya, Jumat (23/6).

Kata Surahmad, berdasarkan laporan dari pimpinanan PNS tersebut, keduanya jarang berkantor dalam tiga bulan terakhir. “Dalam tiga bulan itu mereka jarang berkantor. Jadi bukan selama tiga bulan penuh,” jelasnya.

Surahmad mengatakan, berdasarkan aturan PP 94 tahun 2021, PNS yang tidak berkantor selama 28 hari kerja dalam satu tahun kalender dapat dikenakan sanksi berat yaitu pemecatan. Olehnya itu, agar PNS tersebut dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannnya maka pihaknya akan menggelar sidak kode etik.

Kata Surahmad, di sidang kode etik nanti itu, selain mendengar keterangan dari pimpinanan kedua PNS tersebut, Dewan Majelis Kode Etik juga akan meminta penjelasan dua PNS itu terkait alasannya tidak berkantor. Adapun sidang kode etik itu dijadwalkan Bulan Juli atau setelah libur Iduladha.

“Jadi, nanti kita dengar alasan dua PNS itu kenapa tidak berkantor. Apakah karena mereka sakit atau ada persoalan lain. Adapun sanksi yang diberikan kepada dua PNS tersebut akan disampaikan rekomendasinya kepada Bupati Kolaka selaku pembina kepegawaian. Selanjutnya, sanksinya akan diputuskan oleh bupati,” tuturnya. (fad/kn)

Tinggalkan Balasan