Melalui MBKM, Mahasiswa UHO Dituntut Kritis

KENDARINEWS.COM–Dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) mahasiswa dituntut untuk menguasai atau dapat menyelesaikan masalah sesuai dengan bidangnya masing-masing. Karenanya, Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Halu Oleo (FEB UHO) mengadakan workshop penyusunan kurikulum berbasis Cases Method and Team Based Projects yang melibatkan dosen-dosen.

Dekan FEB UHO, Dr. Arifuddin Mas’ud, SE., M.Si., AK., CA., ACPA., mengatakan kurikulum saat ini menyatakan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi mahasiswa harus melakukan praktik langsung sesuai dengan bidang keilmuannya. “Dimana paradigma kurikulum saat ini sudah berubah, mahasiswa dituntut untuk berpikir secara kritis, oleh karena itu kita buat rancangan kurikulum belajar sesuai dengan kebutuhan dari MBKM,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dibuat dengan tujuan agar setiap dosen melakukan proses pembelajaran secara lebih bertanggung jawab dalam rangka mencapai standar proses pembelajaran. Sementara penggunaan RPS yang berorientasi Case Method and Team Based Project menjadi penting karena proses pembelajarannya berbasis pemecahan kasus menggunakan proyek sebagai media dan inti kegiatan.

“Diharapkan para dosen menerapkan pembelajaran Case Method and Team Based Project paling tidak 50 persen,” jelas Arifuddin Mas’ud.

Ia juga menuturkan, bahwa pembelajaran dengan Case Method and Team Based Project akan mendorong mahasiswa untuk mampu menyelesaikan masalah kompleks dan menghasilkan karya sebagai hasil belajar. Pembelajaran Case Method and Team Based Project adalah pembelajaran yang dibebankan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan dapat memecahkan masalah.

“Dengan proses ini mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan yang kompleks, kompetitif, dapat mengeksplorasi, kolaborasi, menganalisis, mensintesis, menilai, hingga menghasilkan karya sebagai wujud dari hasil belajar,“ ungkapnya.

Kegiatan tersebut kata dia, akan menjadi sangat bermanfaat terhadap pelayanan dan peningkatan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa di FEB UHO. Prinsip utama MBKM adalah pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan keterampilan mahasiswa, hal ini dapat dicapai melalui kondisi lingkungan belajar yang mengarahkan mahasiswa banyak melakukan aktivitas belajar, seperti pembelajaran yang berbasis Cases Method and Team Based Project.

“Semua ini kita lakukan agar mahasiswa tidak hanya mampu berteori namun juga mampu praktek sesuai dengan bidang keahlian,” bebernya.

Ia pun berharap semua alumni FEB UHO dapat bekerja sesuai dengan bidang atau kemampuannya masing-masing. “Kita inginkan alumni kita langsung bekerja diluar sana,” tandasnya. (win/kn)

Tinggalkan Balasan