oleh

Kerja Baik, Bisa Hingga Pilkada

KENDARINEWS.COM — Tahapan Pemilu 2024 telah berlangsung. Selain menjalankan tahapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka Utara (Kolut) turut melengkapi perangkatnya. Setelah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), kini giliran Panitia Pemungutan Suara (PPS). Selasa (24/1), sebanyak 399 yang lulus seleksi PPS dikukuhkan menjadi penyelenggara Pemilu. Seremoni pelantikan PPS dihadiri Pj Bupati Kolut, Parinringi, Ketua DPRD, Buhari dan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di aula Masjid Agung Lasusua.

Parinringi mengatakan PPS memiliki peran strategis dalam pelaksanaan Pemilu. Pasalnya, PPS adalah ujung tombak penyelenggara di lapangan. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itulah, sikapn profesionalitas PPS sangat diperlukan dalam menyukseskan penyelenggara pemilihan legislatif (Pileg) Februari 2024 mendatang. “Saya ingin berpesan agar PPS bekerja sebagaimana yang diamanatkan undang-undang (UU). Jangan memihak sebab akan menciderai amanah penyelenggara Pemilu yang jujur dan adil (jurdil). Sebab kalian tengah menjalankan tanggung jawab besar dari negara. Makanya, jadikanlah regulasi sebagai rujukan dalam menjalankan tugas. Sebab kalian adalah orang terpilih dari ribuan masyarakat yang ingin berkontribusi menyukseskan Pemilu,” pesan Parinringi saat memberi pengarahan pada pelantikan PPS, kemarin.

Di sisi lain lanjut mantan Wakil Bupati Konawe itu, PPS harus bisa bekerja sama yang baik dengan sesama penyelenggara Pemilu di berbagai tingkatan baik PPK maupun komisioner KPU termasuk dengan perangkat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Tidak hanya itu, sinergisitas juga harus dibangun dengan berbagai unsur. Mulai aparat pemerintah di tingkat desa/kelurahan. Yang tidak kalah penting dengan TNI-Polri sebagai pengaman dan menjaga kondusifitas penyelenggaraan Pileg. “Selamat bagi anggota PPS yang baru dilantik. Marilah sama-sama menjaga komitmen untuk Pemilu lebih baik. Jika kalian sukses mengemban tugas, tidak menutup kemungkinan masa kerja kalian akan dilanjutkan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Sekali lagi, selamat bertugas dan kawal Pemilu berjalan sukses dan lancar,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulawesi Tenggara tersebut.

Ketua KPU Kolut, Susanti Hernawaty, menjelaskan, perekrutan PPS dilaksanakan merujuk amanah peraturan KPU. Perekrutan PPS dilakukan 10 bulan sebelum Pemilu 2024. Secara keseluruhan, sebanyak 399 PPS diterima dan akan bekerja di 133 desa/kelurahan. Setiap desa/kelurahan, ada tiga PPS. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sebagai tiga calon Pengganti Antar Waktu (PAW). Namun ada beberapa desa yang kurang dari tiga PAW. Pasalnya, pesertanya tak datang mengikuti tes wawancara. “Hingga kini, tahapan Pemilu telah berjalan selama tujuh bulan. Beberapa tahapan sudah terlaksana yakni perencana program dan pendaftaran peserta pemilu. Saat ini, kita sudah masuk tahapan pemutakhiran data pemilih. Di tahapan ini, PPS akan mulai bekerja. Saya berharap PPS yang dilantik bisa bekerja profesional. Jika ada keberpihakan, kami tak akan segan-segan memberi sanksi. Namun untuk sampai pemecatan, tentunya harus melalui prosedur yang telah ditetapkan,” tegas Susanti. (mal)

Komentar

Tinggalkan Balasan