oleh

UKPM Resmi Menjadi Anggota AIPNI


KENDARINEWS. COM—Universitas Karya Persada Muna (UKPM) resmi menjadi anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) dengan nomor keanggotaan 350/AIPNI/2023.

Rektor UKPM, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.S (kedua kiri depan), Wakil Rektor Bidang Akademik, Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Syam Rahadi, S.Pt., M.P., M.M., IPM (kiri) bersama Dekan, Ketua Prodi, dosen dan tim asesor. (foto humas UKPM)

Bergabungnya UKPM sebagai anggota AIPNI tentu bukan perkara mudah tetapi melalui banyak proses. Salah satunya yakni melalui visitasi pada Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan dan Prodi Ners UKPM.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Syam Rahadi, S.Pt., M.P., M.M., IPM., mengungkapkan bahwa visitasi tersebut dilakukan oleh masing-masing Ketua Prodi dengan melakukan pemaparan di hadapan tim asesor AIPNI.

“Pemaparan itu tentang 9 standar akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan penilaian lapangan dan semua fasilitas yang dimiliki baik ruang pengelolah, ruang perkuliahan dan laboratorium. Proses visitasi, tim asesor di dampingi oleh seluruh unsur pimpinan UKPM,” ujar Syam Rahadi, Kamis (19/1).

Dia menambahkan, dengan bergabungnya UKPM sebagai anggota AIPNI, pihaknya berharap masyarakat tidak ragu untuk memilih UKPM sebagai tempat melanjutkan studi putra-putrinya.

“Kami berharap, masyarakat tidak perlu ragu menitipkan putra-putrinya untuk melanjutkan perkuliahan di UKPM. Selain itu, kami juga akan menjalankan proses perkuliahan sesuai standar yang telah di tetapkan. Dan kami berupaya untuk menambah sarana dan prasarana sebagai tempat pelaksanaan ujian kompetensi. Bahkan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Muna yang menyelenggarakan pendidikan profesi keperawatan,” paparnya.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Wa Ode Mega Sari, S.Kep., Ns., M.Kes., menambahkan bahwa pihaknya sangat bersyukur dengan diterimanya UKPM sebagai anggota AIPNI. Dimana salah satu tujuannya yakni terwujudnya suatu sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi keperawatan yang baku dan berstandar nasional atau internasional bagi seluruh anggotanya.

“Jadi, UKPM selaku anggota AIPNI akan tunduk dan patuh dalam semua regulasi yang dikeluarkan oleh asosiasi. Sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar memenuhi standar kopetensi yang diakui secara nasional. Kami juga tidak akan ketinggalan informasi terkait update kurikulum terbaru. Terlebih lagi, untuk dapat mengikuti yudisium dan wisuda setelah dinyatakan lulus kompetensi. Serta akan mendapatkan bimbingan terkait pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE),” pungkasnya. (deh/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terkini