KENDARINEWS.COM — Lima pekerja proyek tiang pancang Telkom di Desa Mataiwoi, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara tersengat listrik. Dua diantaranya langsung meninggal di lokasi. Peristiwa nahas itu terjadi, Senin, 9 Januari 2023.
Kapolsek Pondidaha, Iptu Heru mengatakan, dari lima orang pekerja yang menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia di tempat akibat tersengat listrik tegangan tinggi. Sementara, tiga pekerja lainnya, dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.
“Kedua korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi dan dipulangkan ke kediaman keluarga masing-masing untuk dikebumikan,” kata Iptu Heru, Senin (9/1).
Iptu Heru menjelaskan, tragedi nahas itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Lima pekerja tersebut, tersengat listrik ketika memasang kabel jaringan milik PT Telkom. Dia mengaku memperoleh informasi awal dari Kepala Desa Mataiwoi Jecky yang melaporkan, telah terjadi kecelakaan kerja pada saat pemasangan kabel Telkom yang mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia di tempat.
“Dua pekerja yang meninggal dunia bernama Sarifudin (16) dan Ferdiansyah (17). Keduanya adalah pekerja PT Inanda, sebuah perusahaan mitra dari PT Telkom,” jelasnya.
Iptu Heru menguraikan, lima pekerja kabel Telkom tersebut sudah bekerja sejak Minggu 8 Januari. Waktu itu memasang tiang. Kemudian, 9 Januari berlanjut untuk memasang lagi tiang pada pukul 08.00 WITA. Namun, sekitar pukul 10.00 WITA, terjadi musibah, lima pekerja tersengat listrik yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Tiga lainnya selamat.
“Para pekerja kabel Telkom ini, memasang tiang Telkom untuk wilayah Desa Mataiwoi, Kecamatan Amonggedo. Mereka tinggal di mess di Desa Ahuhu dan Lalopisi Kecamatan Meluhu,” tandasnya. (kn)










































