oleh

Masuk Hutan Sendiri, Mahasiswa Hilang di Bukit Popalia Konsel

KENDARINEWS.COM– Entah apa yang ada dibenak Yusril (24). Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Sultra itu masuk hutan dan menghilang di hutan Bukit Popalia, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara.

Personel kepolisian bersama warga masih melakukan pencarian terhadap korban.

Kapolsek Wolasi dan camat serta warga sukarelawan ikut giat pencarian orang hilang di gunung Popalia Wolasi,” kata Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman, Minggu.

Dia menyampaikan mendapat laporan terkait hilang mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Catur Sakti Kendari dari Plh Kapolsek Wolasi Ipda Aldiansyah Asad.

Polsek Wolasi menerima laporan hilangnya korban secara misterius di puncak Bukit Popalia, Kecamatan Wolasi, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dari rekan korban bernama Lukman Prasetyo.

“Jadi, setelah menerima laporan anggota Polsek Wolasi langsung mengecek kebernaran informasi tersebut dengan mengecek kendaraan roda dua lelaki Yusril yang dititipkan di wilayah wolasi sebelum mendaki,” ujar dia.

Seusai dilakukan pengecekan, petugas Polsek Wolasi menemukan bahwa motor korban benar dititipkan kepada warga sekitar bernama Sariwen (65), warga Desa Ranowila I, Kecamatan Wolasi.

Personel Polsek Wolasi kemudian bersama warga sekitar menuju Bukit Popalia.

Setelah menempuh waktu sekitar sejam lebih dari kaki gunung, mereka menemukan sisa-sisa pembakaran, terlihat sendok, nasi terbungkus dan botol mineral dan tempat tidur gantung di batang pohon diduga milik korban.

‚ÄúTempat tidurnya (hammock) masih ada tergantung, sama sisa-sisa pembakaran saja, orangnya tidak ada,” jelasnya.

Anggota Polsek Walolasi kemudian berkoordinasi dengan Tim SAR untuk melakukan pencarian lelaki Yusril di Gunung Popalia Wolasi.

Korban yang merupakan warga Kelurahan Kessilampe, Kecamatan Kendari, Kota Kendari sebelumnya dilaporkan masuk ke dalam hutan Bukit Popalia seorang diri pada Sabtu (24/9) sekitar pukul 19.00 WITA. (antara/jpnn/kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan