oleh

Nama Tak Sesuai, Bansos Tak Cair

KPM Diminta Teliti Mengisi Data

KENDARINEWS.COM — Penerima bantuan sosial (Bansos) diminta lebih teliti membuka nomor rekening. Tidak sedikit Keluarga Penerima Manfaat (KPM) gagal terima bantuan lantaran perbedaan nama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan rekening tabungan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, Abdul Rauf mengakui adanya KPM yang belum menerima bantuan baik melalui Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal ini disebabkan persoalan sepele atau ketidaksesuaian data.

“Kasus seperti ini sudah banyak ditemukan. Contohnya, ada yang menyingkatkan nama saat pembuatan buku tabungan. Untuk mengindari hal ini terus terulang, sesuaikan saja namanya. Kalau berapa banyak kasusnya, saya belum tahu pasti,” ujar Abdul Rauf, Rabu (3/8).

Bagi KPM yang mengalami permasalahan tersebut lanjutnya, disarankan segera mendatangi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat kelurahan. Dengan begitu, datanya bisa dilakukan perbaikan sehingga bantuannya segera dicairkan.

“Jadi, jangan langsung ke Dinsos. Mekanismenya lapor dulu ke Puskesos, barulah diproses. Nantinya, Puskesos yang berhubungan dengan kami. Sekali lagi, kami minta masyarakat lebih teliti mengisi data ketika membuka rekening bank,” ujarnya mengingatkan.

Di Kendari, sebanyak 15.909 KPM yang diajukan menerima bansos. Hanya saja, penyalurannya belum mencapai 100 persen lantaran ketidaksesuaian data. kn)

Kuota Bansos 2022

  1. Total Anggaran Rp 35 Miliar
  2. Penerima Sekitar 15.909 Ribu KPM
  3. Pemkot Update Data Calon Penerima
    -Puskesos
    -Ketua RT/RW
    -Lurah dan Camat
  4. Disalurkan Melalui Sejumlah Program
    -Program Keluarga Harapan
    -Bantuan Pangan Non Tunai
    -Bantuan Sosial Tunai

Komentar

Tinggalkan Balasan