oleh

Kemenag Buton Raih Penghargaan KPPN

KENDARINEWS.COM — Kementerian Agama Kabupaten Buton meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Baubau. Kemenag Buton menjadi terbaik 1 pelaksanaan anggaran semester 1 kategori pagu kecil (Rp 1-3 Miliar). Penghargaan itu diterima langsung oleh kepala kantor Kemenag Buton H. Mansur dari tangan kepala KPPN Baubau Hariyanto di kantor KPPN Baubau Selasa siang (12/7).

“Penghargaan tersebut adalah bentuk dari apresiasi KPPN Baubau atas kinerja satker dan pemda selama periode penilaian. Dengan pemberian penghargaan tersebut, diharapkan dapat memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh satker dan pemda dalam peningkatan kinerja pelaksanaan anggaran masing-masing,” ungkap Hariyanto

Penghargaan itu dinilai berdasarkan aspek nilai Indeks Kinerja Pelaksanaan Anggaran, Aspek Laporan Pertanggungjawaban, dan Aspek Implementasi Digital Payment. Penghargaan juga diberikan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik atas progress penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa serta tingkat kepatuhan pelaksanaan rekonsiliasi perpajakan yang dipungut/disetor Pemda.

“Penghargaan tersebut adalah bentuk dari apresiasi KPPN Baubau atas kinerja satker dan pemda selama periode penilaian. Dengan pemberian penghargaan tersebut, diharapkan dapat memberikan motivasi tersendiri bagi seluruh satker dan pemda dalam peningkatan kinerja pelaksanaan anggaran masing-masing,” ungkap Hariyanto

Sementara itu kepala kantor Kemanag Buton H. Mansur mengaku bangga atas prestasi itu. Itu menjadi motivasi dan pemantik semangat untuk mengabdi lebih baik lagi. “Alhamdulilah, kita syukuri dan kita jadikan motivasi,” katanya. (Lyn)

Untuk diketahui, progres penyaluran dana APBN pada Satuan Kerja (Satker) lingkup KPPN Baubau Semester I Tahun 2022 baru mencapai 36,78 persen. Angka itu tercatat tumbuh sebesar 18,65 persen dari tahun ke tahun (YoY). Pagu APBN lingkup KPPN Baubau tahun 2022 sebesar Rp.1.661,82 miliar yang tersebar pada 106 Satker/Kementerian/Lembaga dan enam Pemda di Kepulauan Buton.

Progres tersebut dirinci, realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp.334,10 miliar (43,33 persen terhadap pagu alokasi DIPA). Sedangkan realisasi belanja transfer ke daerah dan Dana Desa (DD) sebesar Rp.277,13 miliar (31,11 persen terhadap pagu alokasi DIPA). Transfer ke daerah mengalami pertumbuhan signifikan pada Belanja TKDD selain disebabkan adanya percepatan penyaluran Dana Desa yang tumbuh sebesar 27,11 persen YoY, juga sangat dipengaruhi oleh adanya jenis belanja TKDD baru yang disalurkan mulai tahun 2022, yaitu DAK Non Fisik yang sampai dengan akhir Semester telah tersalurkan sebesar Rp.84,45 miliar (56,33 persen terhadap pagu DIPA DAK Non Fisik). (lyn)

Komentar

Tinggalkan Balasan