Harga Sembako Semakin Naik

KENDARIEWS.COM–Jelang hari raya Idul Adha 1443 Hijriah, harga kebutuhan pokok di pasaran semakin naik. Kenaikan terbesar pada empat komoditas yakni, cabai keriting, cabai merah, bawah merah dan bawang putih, yang mencapai 10 hingga 100 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Kendari Alda Kesutan Lapae mengakui adanya kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran. Peningkatan ini disebabkan meningkatnya permintaan jelang lebaran.

Selain sudah menjadi fenomena jelang hari lebaran, kenaikan harga kebutuhan sejumlah bahan pokok ini dipicu cuaca. Hujan yang berlangsung beberapa pekan terakhir menyebabkan pasokan berkurang. Tidak hanya itu, biaya transportasi ikut naik.

“Kita lihat sendiri, cuaca sekarang ini sedangkan tidak kondusif. Pasokan terganggu, bahkan di beberapa daerah petani harus gagal panen. Stok yang terbatas ditambah permintaan yang meningkat, harga pun ikut melonjak,” kata Alda Kesutan Lapae, Jumat (8/7).

Di pasar Andounohu kata dia, harga bawang merah mencapai Rp 80-85 ribu/kilogram (kg) dan bawang putih Rp 40-45 ribu/kg. Padahal Juni lalu harga bawang merah dan putih hanya berkisar Rp 35-38 ribu. Begitupun dengan harga cabai keriting dan cabai rawit. “Bulan lalu, harga cabai rawit Rp 60 ribu/kg kini Rp Rp 90-120 ribu/kg. Kami melihat adanya kepanikan warga. Biasanya masyarakat cuman beli persiapan satu dua hari, karena ketakutan mereka membeli lebih,” ujar mantan Camat Kadia ini.

Ia memprediksi kenaikan harga bahan pangan akan berlangsung beberapa hari kedepan. Pasalnya, curah hujan masih cukup tinggi. Untuk itulah, pihaknya akan turun melakukan pengawasan ke pasar-pasar. Upaya ini dilakukan untuk mencegah permainan harga atau penimbunan. “Kami segera turun langsung ke lapangan sekaligus mengecek ketersediaannya,” tuturnya.

Meski harganya naik, ia memastikan ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran masih terbilang aman. “Saya berharap, harga bahan-bahan ini cepat turun. Saya juga memastikan meski harga naik, bahan-bahan tetap akan tersedia,” ujarnya. (kn)

Tinggalkan Balasan