oleh

Kalah dari Borneo FC, Pelatih PSM Singgung Keberadaan Bola Cadangan

KENDARINEWS.COM — PSS Sleman telah memastikan satu tiket ke semifinal Piala Presiden 2022 pada Jumat (1/7) seusai mengalahkan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Tim berjuluk Super Elang Jawa itu memiliki dua calon lawan di semifinal, yaitu Borneo FC dan PSM Makassar. Laga antara Borneo FC dan PSM Makassar digelar pada Minggu (3/7) malam di Stadion Segiri Samarinda.

Borneo FC berhasil melaju ke semifinal seusai mengalahkan PSM dengan skor 2-1. Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengaku kecewa timnya gagal bertahan di Piala Presiden 2022. Kekalahan itu sekaligus memupus keinginan Tavares untuk meruntuhkan tradisi kalah di kandang Borneo FC sejak tahun 2014.

“Sejak awal pertandingan kami ingin melawan satu tim, tetapi pada malam ini kami harus menghadapi dua tim,” kata Bernando Tavares seusai pertandingan. Tavares berdalih atas kekalahan yang dialami oleh tim berjuluk Juku Eja karena dia menganggap pada pertandingan itu banyak keputusan wasit yang tidak sama dengan keputusan asisten hakim garis.

“Makanya kalau ingin sepak bola Indonesia ini maju setiap pertandingan harus ada VAR (Video Assistant Referee) sehingga wasit melihat dahulu kejadian di lapangan sebelum membuat keputusan,” kata Tavares.

Selain itu, Tavares juga menyinggung keberadaan bola cadangan, seusai timnya ketinggalan dua gol. Dia membeberkan saat timnya mendapatkan kesempatan bola mati, para pemainnya cukup sulit mendapatkan bola karena bola seperti hilang dan diberikan oleh boy ball dengan waktu yang lambat. “Saat itu kami harus mengejar ketinggalan dua gol, tetapi kami susah mendapatkan bola, selalu ada jeda untuk mengulur waktu,” beber Tavares.

Meski kecewa, Tavares tetap mengucapkan selamat kepada tuan rumah Borneo yang telah berhasil lolos menuju babak semi final. “Kami harus akui Borneo memang tim yang bagus karena mereka punya materi pemain yang bagus di semua lini. Para pemain kami juga melawan dan terus berusaha hingga pertandingan selesai,” kata Tavares. (antara/jpnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan