Kasman : Vaksin Sinovac Habis, Vaksinsasi Anak Terhenti

KENDARINEWS.COM– Sudah dua pekan ini proram vaksinasi anak terhenti. Penyebabnya stok vaksin Sinovac yang selama ini digunakan telah habis.
“Beberapa Puskesmas bahkan ada yang sudah dua pekan tidak melayani (vak­sinasi anak). Untuk saat ini, hanya satu Puskesmas di Mawasangka Timur yang masih punya stok. Itupun tinggal 14 vial (dosis),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Buteng, Kasman kepada Kendari Pos kemarin.

Menurutnya, Hingga 29 Maret 2022, dari total 14.668 sasa­ran, baru 55,71 persen atau 8.172 anak di Buteng yang menerima vaksin dosis pertama. Sedangkan yang menerima vaksin dosis kedua baru 26,04 persen atau 3.819 anak. Angka tersebut akan terus digen­jot hingga mencapai target yang ditetapkan.
“Capaian vaksinasi anak masih rendah. Harapan­nya, Buteng segera diberi­kan tambahan stok vaksin Sinovac. Kita masih butuh banyak. Untuk sekarang ini, 6.000 dosis akan cukup untuk digunakan beberapa minggu,” terangnya.

Dirinya berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang mempertanyakan tentang urgensi dan keamanan vaksin. Pasalnya, vaksinasi Covid-19 merupakan kepu­tusan pemerintah setelah melalui berbagai pertim­bangan. Walaupun tidak ada jaminan seseorang yang telah divaksin tidak akan terkena Covid-19, pal­ing tidak pertahanan tubuh terhadap virus penyebab Covid-19 akan lebih baik.
“Program pemerintah ini sudah cukup bagus. Leb­ih 70 persen masyarakat Buteng sudah tervaksin. Kondisinya kita bisa lihat sendiri bagaimana. Me­mang ada penderita tapi gaungnya hampir tidak terdengar. Saat ini tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Ini seiring dengan semakin baiknya capaian vaksinasi kita,” pungkasnya. (uli/b)

Tinggalkan Balasan