Insentif BPD Buton Bakal Ditambah


KENDARINEWS.COM — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi lembaga penting di Pemerintahan Desa. Anggotanya merupakan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis melalui pemilihan secara langsung. BPD akan bermitra dengan Pemerintah Desa dalam menentukan kebijkan pembangunan. Senin (17/1), Bupati Buton, La Bakry mengambil sumpah enam anggota BPD yang merupakan pengganti antar waktu (PAW) di Desa Lambusango Timur, Kecamatan Kapuntori periode 2018-2024, PAW BPD Desa Sumber Sari, Kecamatan Siontapina periode 2019-2025 dan PAW BPD Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan periode 2019-2025.

Dalam arahannya, Bupati Buton, La Bakry, berpesan agar seluruh anggota BPD tetap menjaga komunikasi sesuai tupoksi masing-masing. Sebab, tak ada organisasi mampu berkembang dengan baik jika di dalam tubuhnya dipenuhi dengan perselisihan yang tak mufakat. “Saya berharap untuk menjaga keharmonisan, dan yang paling penting memahami bahwa BPD adalah penyelenggara desa yang bermitra dengan pemerintah desa,” kata Buton-1 tersebut.

Bupati Buton, La Bakry (kiri) ketika memimpin seremoni pengambilan sumpah PAW anggota BPD pada tiga desa di otoritanya, kemarin.

Ketua DPD II Golkar Buton itu berjanji, masukan Ketua Asosiasi BPD terkait perbaikan insentif akan dikaji dan dipertimbangkan. Jika kondisi fiskal memungkinkan bisa dinaikkan tahun ini juga. “Masalah perbaikan insentif atau uang kehormatan bagi anggota BPD, Saya minta Sekab dan jajaran terkait untuk diteliti dan dikaji peluang fiskal yang ada,” katanya.

Menurut Bupati, jika ada peluang dalam alokasi dana desa (ADD), maka segera dituangkan dalam peraturan bupati sebagai acuan peningkatan insentif itu. “Nanti bisa diatur dalam peraturan bupati. Jika anggaran memadai, maka menjadi patut bagi saya untuk mengabulkan itu,” tambahnya dalam seremoni pelantikan yang turut dihadiri Wakil Bupati, Iis Elianti, Sekretaris Kabupaten, Laode Zilfar Jafar dan Asisten Tata Pemerintahan Setkab Buton, Alimani. (c/lyn)

Tinggalkan Balasan