Lagi, Massa Desak Pembubaran Komite CSR PT Vale

KENDARINEWS.COM–Desakan pembubaran Komite CSR PT Vale di Kabupaten Kolaka terus berdatangan. Sekelompok massa yang mengatasnamakan Forum Swadaya Masyarakat Daerah dan Himpunan Pengusaha dan Pekerja Pribumi Mekongga melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kolaka, Rabu (9/6). Tuntutannya sama dengan demontran lainnya sehari sebelumnya, yaitu mendesak parlemen agar segera merekomendasikan pembubaran Komite CSR PT Vale.

Koordinator Umum aksi tersebut, Djabir Teto Lahukuwi menilai, pemberian dana CSR PT Vale kepada Pemkab Kolaka sekitar Rp 9 miliar yang dikelola oleh Komite CSR  dinilai tidak benar. Sebab pihaknya menilai, pembentukan komite CSR hanya untuk melegalkan penggunaan anggaran CSR tersebut. 

“Untuk menampung keluar masuknya dana CSR tersebut, maka dibuatlah akal-akalan Komite CSR dengan membuat rekening bersama oleh orang tertentu. Dana CSR tersebut juga tidak dimasukkan ke dalam kas APBD Kabupaten Kolaka,” argumennya.

Ironinya, kata Djabir, dana CSR PT Vale tersebut tidak diketahui oleh pihak DPRD Kolaka hingga Wakil Bupati Kolaka. Padahal, hingga saat ini sudah ada 12 jenis kegiatan proyek yang mekanisme pelelangan dan pengadaannya tidak diketahui.

“Tiba-tiba muncul rekanan mengerjakan kegiatan proyek tanpa mekanisme transparan publik. Hal ini menimbulkan kecurigaan masyarakat. Kami juga meminta Kejari Kolaka untuk segera memeriksa Tim Komite CSR PT Vale ini beserta kroni-kroninya,” desaknya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kolaka, Syaifullah Halik berjanji akan kepada demonstran untuk segera menuntaskan persoalan tersebut. “Besok kami agendakan rapat dengar pendapatan dengan mendengar penjelasan pihak terkait Komite CSR ini,” tuturnya.

Legislator Gerindra tersebut mengaku kecewa dengan sikap Pemkab Kolaka yang telah membentuk Komite CSR tersebut tanpa memberi tahu pihak parlemen. “Pembemtukan Komite CSR ini ada nota kesepahaman antar Pemkab dan PT Vale. Tapi sampai sekarang kami belum liat juga drafnya. Jadi kami sulit menjelaskan ketika ditanya terkait persoalan ini,” keluhnya. (fad)

Tinggalkan Balasan