Pemprov Anggarkan Rp 783 Juta Ajang STQ Nasional di Malut

Metro Kendari

KENDARINEWS.COM — Tidak hanya di tingkat provinsi, Pemprov Sultra turut melakukan persiapan mengikuti ajang Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional 2021 di Maluku Utara. Untuk tampil di ajang nasional ini, Pemprov telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 783 juta. Rencananya, STQ tingkat nasional akan dilaksanakan bulan Juli mendatang.

“Jadi kita sudah siapkan anggaran Rp 783 juta untuk persiapan STQ nasional di Maluku Utara. Ini tentu minim bila dibanding dua tahun lalu anggarannya lebih dari Rp 1 miliar, ” kata Beangga Harianto, Kepala Biro (Karo) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sultra.

Kendati demikian, kontingen Sultra tetap optimis dan siap menebus kegagalan pada STQ Padang tahun 2020 lalu. Sesuai jadwal, pelaksanaannya bulan Juli. Namun hingga kini, pihaknya belum menerima putusan final. Pasalnya, surat resminya belum diterima. “Jadi, ada kemungkinan ini bakal di geser Oktober. Namun rencana awal memang pada Juli. Jadi kita tunggu saja informasi pastinya, ” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan STQ di Maluku Utara kata dia, pihaknya terlebih dulu akan menggelar seleksi di tingkat provinsi yang akan dimulai tanggal 2 April mendatang. “Kalau lebih cepat, kita bisa secepatnya melaporkan utusan ke pusat. Selain itu, kita lebih lama mematangkan persiapan tampil di tingkat nasional,” jelasnya.

Pada STQ nasional tahun 2020 di Padang, kontingen Sultra tampil kurang memuaskan. Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran. Makanya, ada beberapa peserta yang gagal diberangkatkan. “Kolaka misalnya yang memiliki 19 pemenang di STQ provinsi tahun lalu hanya memberangkatkan 8 peserta. Dalam STQ tahun ini kita harap bisa lebih baik,” kata Beangga.

Ia pun berpesan agar pengalaman yang lalu dijadikan pembelajaran, sehingga Sultra bisa bangkit. Sebab tahun lalu, Sultra memang sangat terpuruk. Sementara sebelum-sebelumnya dalam MTQ Korpri saja Sultra pernah juara umum dan STQ dan MTQ nasional Sultra tidak pernah ketinggalan selalu masuk 10 besar.

“Di Pontianak kita masuk 4 besar. Kita ingin semangat menuju puncak itu terus ada agar hasilnya bisa lebih baik. Kita ingin mengembalikan hasil-hasil prestasi yang lalu. Karena kita sedang naik di puncak kita ingin lanjutkan sampai di puncak. Walaupun kondisinya anggaran agak menurun, kita tetap berharap bisa mencapai puncak dan bisa menyabet juara umum, “pungkasnya. (c/rah)

Tinggalkan Balasan