Jabatan Plh Bupati Sjarif Sajang Ditunda, Ali Mazi Kendalikan Pemerintahan di Konsel

HEADLINE NEWS

KENDARINEWS.COM — Masa jabatan Surunuddin Dangga sebagai Bupati Konawe Selatan (Konsel) telah berakhir, 23 Februari. Sejatinya, Sekda memimpin roda pemerintahan sebagai pelaksana harian (Plh) bupati jika daerah Pilkada tak ada sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun sengketa Pilkada Konsel masih bergulir di MK, maka pengendali daerah mesti diemban Penjabat (Pj) Bupati. Nah, sembari menunggu penunjukkan Pj.Bupati Konsel oleh Mendagri, Tito Karnavian, maka Gubernur Sultra diberi amanah mengendalikan pemerintahan di Konsel.

Agenda awal, Pemprov akan menggelar serah terima surat penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Bupati pada H. Sjarif Sajang, 23 Februari 2021 sekira pukul 09.00 Wita di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Namun seremoni serah terima mandat pada Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel itu tertunda. “Terkait peralihan pimpinan kepala daerah, saya sudah berkoordinasi ke Pemprov, bahkan kemarin itu sempat terbit undangan terkait serah terima. Tapi saya dapat informasi dari provinsi bahwa serah terimanya diundur sampai ada pemberitahuan selanjutnya,” ungkap Kepala Bagaian (Kabag) Pemerintahan Setkab Konsel, Irsan Mangidi, Rabu (24/2).

Kata Irsan, sesuai informasi dari Bagian Otonomi Daerah (Otda) Karo Pemerintahan Pemprov, pihaknya masih diminta menunggu agenda serah terima SK Plh Bupati tersebut. Irsan enggan mengomentari terkait tertundanya penyerahan SK. “Mungkin dari sisi administrasi yang masih harus dilengkapi, namun itu bukan wewenang saya. Silahkan konfirmasi langsung di provinsi karena itu adalah domain gubernur,” terang Irsan Mangidi.

Plt. Kepala Biro Pemerintahan Setda Sultra, Basiran mengatakan, Mendagri melalui Dirjen Otda hanya meminta kepada gubernur menunjuk Sekda sebagai Plh Bupati jika tidak ada sengketa PHP Kepala Daerah di MK. Hal itu sesuai Surat Mendagri Nomor 120/738/OTDA tertanggal 3 Pebruari 2021. “Dengan demikian Kabupaten Konsel tidak masuk dalam kategori Sekda yg ditugaskan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati. Sebab, hasil Pilkada Konsel masih berproses dalam sidang PHP Kada di MK,”bebernya kepada Kendari Pos, Rabu (24/2).

Basiran melanjutkan, sehubungan dengan hal itu, maka Sekda Konsel akan tetap melaksanakan tugas dan fungsinya. Sedangkan tugas dan kewenangan bupati sebagai pimpinan pemerintahan di Kabupaten Konsel akan dikendalikan Gubernur Sultra Ali Mazi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Kendali pemerintahan Kabupaten Konsel berada di tangan Gubernur Ali Mazi sampai dengan dilantiknya Penjabat (Pj) Bupati Konsel. “Sambil menunggu SK Mendagri tentang pengangkatan Penjabat (Pj) Bupati Konsel, maka roda pimpinan Pemerintahan Kabupaten Konsel akan dikendalikan langsung Gubernur Sultra sebagai kepala pemerintahan dan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah,”jelas Basiran.
(rah/kam/c)

Tinggalkan Balasan