Utang Daerah Mulai Dibayar Tahun Depan

Buton


KENDARINEWS.COM — Pada Oktober 2020 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton sudah meneken kontrak pinjaman daerah bersama Bank Sultra. Total Rp 148 miliar disiapkan Perbankan milik Pemerintah Daerah itu untuk membiayai kebutuhan pembangunan di otorita Bupati, La Bakry. Tenor kredit dideadline selama lima tahun. Itu artinya mulai 2021 mendatang, Pemkab Buton sudah harus menyisihkan pembayaran angsuran dan bunganya.

Ahmad Mulia

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton, Ahmad Mulia membenarkan hal itu. Ia menjelaskan, APBD tahun 2021 memang belum ditetapkan. Tetapi untuk kewajiban piutang daerah sudah pasti dialokasikan.
“Utang daerah mulai diangsur tahun depan. Itu tetap masuk dalam APBD, karena tahun pertama dibayar itu 2021,” katanya, Rabu (9/12).

Dari proyeksi angka APBD tahun 2021 senilai Rp 965 miliar, maka Rp 37 miliar sudah diplot untuk pembayaran cicilan berikut bunganya. “Dengan semua kekuatan yang ada, baik dana transfer maupun PAD, kita upayakan harus mencukupkan dengan cicilan daerah,” katanya. Angsuran itu akan dibayar selama lima tahun ke depan. Sehingga nanti tahun 2025 barulah Pemkab bisa bebas dari utang daerah.

Pemkab berkomitmen, sebelum utang itu dilunasi, masyarakat Buton sudah bisa merasakan manfaat dari pembangunan yang ada. “Misalnya jalan Kabungka-Lawele, itu akan selesai secepatnya,” janji Ahmad Mulia. (c/lyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *