HEADLINE NEWS

Angka Kriminal di Konsel Meningkat, Kekerasan Anak dan Pembunuhan masih Mendominasi


KENDARINEWS.COM — Tindak pidana di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Konawe Selatan (Konsel) tahun 2020 mengalami peningkatan. Jika tahun 2019 hanya 359 kasus, tahun ini naik menjadi 413 kasus. Dari sejumlah perkara yang ditangani, kasus kejahatan kriminal masih mendominasi.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Konsel, AKBP Erwin Pratomo SIK mengatakan kasus tindak pidana mengalami kenaikan 15 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk kasus tindak pidana korupsi terhadap kekayaan negara sambungnya, turut mengalami kenaikan. Dari tahun lalu sebanyak dua kasus, sementara tahun 2020 terdapat tiga kasus.

“Kejahatan konvensional tahun ini naik, 413 kasus. Sementara tahun 2019 berjumlah 359 kasus. Jadi mengalami kenaikan 15 persen. Sedangkan kasus transnasional nihil, tahun lalu terdapat satu kasus,” ungkapnya saat konferensi pers di Aula Gatra Polres Konsel kemarin, Rabu (30/12).

Erwin merinci, untuk kasus kejahatan konvensional terdiri dari aniaya biasa, pencurian, pengeroyokan, KDRT, pengancaman, kekerasan seksual anak,curanmor, penipuan, dan pengrusakan. “Dari jenis kejahatan konvensional itu, kasus pemerkosaan atau kekerasan seksual masih mendominasi. Yakni dari angka 16 kasus tahun 2019 menjadi 28 kasus tahun 2020. Atau naik 75 persen,” sebutnya.

Adapun kasus yang menonjol yakni kasus pembunuhan yang terdiri empat tempat kejadian perkara (TKP). “Untuk TKP Desa Labokeo kasus pembunuhan pada 15 januari 2020 sudah dilimpahkan di kejaksaan. Sementara TKP pembunuhan di desa Anggondara yang terjadi pada 16 februari 2020 itu sudah SP3. Karena tersangkanya meninggal dunia,” jelasnya.

Di kesempatan itu, Erwin juga menyebut, untuk kasus Narkoba di tahun 2020 pihaknya berhasil menangani 18 kasus. Dibanding tahun 2019 hanya 10 kasus. “Polres Konsel melebihi target nasional sebanyak 10 kasus. Nah kita sendiri berhasil mengungkap 18 kasus. Dengan total barang bukti (BB) sebanyak 23,55 gram,” imbuhnya.

Ditambahkan, sambung Erwin untuk penanganan 18 kasus Narkoba itu, 12 diantaranya sudah P21. Sementara sisanya enam kasus masih dalam penyidikan. Untuk lakalantas, tambah Erwin mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Dimana rinci dia, pada tahun 2019 kasus lakalantas berjumlah 105. “Sementara tahun ini turun menjadi 75 kasus,” tutupnya. (b/kam)

Tindak Pidana di Konsel
2020 413 Kasus
Pemerkosaan atau Kekerasan Seksual 28 Kasus
Narkoba 18 Kasus
Lakalantas 75 Kasus
Pembunuhan 4 Kasus

2019 359 Kasus
Pemerkosaan atau Kekerasan Seksual 16 Kasus
Narkoba 10 Kasus
Lakalantas 105 Kasus

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top