Kajati Sultra Paparkan Strategi Penegakan Hukum Baru: Fokus Pemulihan Aset, Bukan Sekadar Menghukum Berat

Kendari Pos dan Kejati Sultra Teguhkan Sinergi Bangun Daerah

KENDARINEWS.COM— Pergeseran paradigma penegakan hukum pasca-berlakunya KUHP Baru menjadi sorotan utama dalam silaturahmi antara manajemen dan redaksi Kendari Pos dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., di Kantor Kejati Sultra, Kamis (20/8/2026). Pertemuan ini juga memperteguh komitmen bersama kedua pihak untuk membangun daerah sesuai tupoksi masing-masing.

Dalam diskusi yang mendalam, Kajati Sugeng mengemukakan bahwa penegakan hukum saat ini tidak lagi sederhana, karena menyangkut pula aspek budaya masyarakat yang perlu terus diedukasi. Terkait penanganan perkara korupsi, ia menekankan adanya perubahan strategi mendasar yang kini diutamakan: pemulihan aset dan kerugian negara lebih didahulukan daripada sekadar tuntutan pidana yang berat.

“Kalau ada perkara korupsi, katakanlah ratusan miliar, lalu kita selidiki, kita tahan, kita tuntut tinggi, tetapi asetnya tidak kembali, negara tidak mendapat apa-apa, untuk apa?” ungkap Sugeng yang didampingi Kasi Penkum Irwan Sa’id SH M.H, KTU Felly Kasdi SH, M.H serta Kasi 3 Bidang Intelijen, Bustanil Arifin SH. M.H.

Ia menegaskan bahwa prioritas utama kini adalah melacak dan mengamankan aset hasil kejahatan terlebih dahulu. Tersangka yang kooperatif dan bersedia mengembalikan kerugian negara dapat diberikan pertimbangan hukum yang lebih manusiawi, termasuk penundaan penahanan hingga pemeriksaan lengkap atau saat sidang pengadilan, serta tuntutan yang tidak harus berlebihan.

“Koruptor itu paling takut kalau dimiskinkan — aset hasil kejahatannya dirampas. Itu jauh lebih berat dampaknya daripada sekadar dipenjara. Kalau hanya ditahan tapi hartanya masih ada, justru negara yang rugi, biaya perawatan di penjara tetap kita tanggung,” tegasnya.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat hukum restoratif, di mana keadilan tidak hanya diukur dari berat ringannya hukuman, tetapi dari seberapa besar kerugian negara dapat dipulihkan dan dikembalikan untuk pembangunan.

Sementara itu saat menerima Direksi, Managemen dan Redaksi Kendari Pos, Kajati Sugeng mengungkapkan bahwa media massa merupakan mitra strategis yang sangat penting dalam menjembatani lembaga dengan masyarakat. Transparansi, publikasi kinerja, serta masukan dan saran dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar kinerja jaksa dan seluruh jajaran dapat terus diperbaiki.

“Kami berharap mendapatkan masukan, bagaimana seharusnya Kejaksaan dan seluruh jajaran bekerja lebih baik. Oleh karena itu, kita harus terus bersinergi dan bekerja sama menggarap hal-hal yang dapat diselesaikan bersama. Saya melihat banyak sekali peluang untuk itu,” ujar Sugeng.

Seluruh elemen pemerintahan, lanjutnya, adalah pemangku kepentingan sekaligus objek hukum yang strategis. Meskipun masing-masing lembaga memiliki fungsi sendiri, tujuannya tetap satu: memastikan kinerja dapat dirasakan masyarakat, akuntabilitas dan transparansi terjaga, serta setiap langkah yang diambil memberikan dampak nyata.

Menyinggung soal peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 pada 2 September 2026, Kajati Sugeng berharap seluruh jajarannya di Sultra ini untuk menghadirkan kegiatan yang lebih bermakna dan langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar seremonial belaka.

Beberapa kegiatan yang direncanakan akan dilakukan antara lain pada 29 Agustus 2026 bakal dilaksanakan pengajian Akbar dengan mengundang tokoh agama Ustadz Das’ad Latif;

Adhyaksa Sultra Run 2026, pada 13 September Lomba lari sehat yang hingga kini tercatat diikuti lebih dari 2.500 peserta;

Serta berbagai kegiatan jangka panjang kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan-kegiatan ini kami rancang agar kehadiran Kejaksaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, bukan sekadar seremonial belaka,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Kendari Pos, Awal Nurjadin, yang didampingi Wakil Direktur/Pimpred Inong Saputra, Manager Iklan dan Promosi Nursyamsi Abidin, Manager Sirkulasi Resmin, Manager Umum Hamzah, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada Kajati Sultra beserta jajaran yang telah menyambut baik kunjungan tersebut serta memberikan gambaran mendalam tentang kondisi hukum dan arti hukum yang sebenarnya. Kendari Pos berkomitmen terus bersinergi sebagai mitra dalam membangun Sulawesi Tenggara yang lebih baik, berkeadilan, dan sejahtera. (ani)

Tinggalkan Balasan