Cegah DBD dan Tekan TBC, PT Vale Edukasi PHBS Warga Puundoho Lewat Promkes dan Layanan Kesehatan Gratis

KENDARINEWS.COM – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa dalam mendukung terwujudnya Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya kembali dibuktikan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kali ini, perusahaan menggelar Promosi Kesehatan (Promkes) Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kelurahan Puundoho, Kecamatan Baula, Sabtu (18/7).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga dari berbagai kalangan, mulai dari balita hingga lanjut usia, memadati Posyandu Puundoho untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh edukasi mengenai pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC). Sebagai bentuk kepedulian, PT Vale juga membagikan paket sembako kepada peserta di akhir kegiatan.

Senior Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurutnya, DBD dan TBC menjadi dua isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar warga memahami cara mencegah penularan sekaligus mengenali gejala penyakit sejak dini.

“Menjelang musim hujan, potensi peningkatan kasus DBD perlu diantisipasi. Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pencegahan DBD dan TBC,” ujar dr. Aditya.

Dalam sesi edukasi, Kepala Puskesmas Baula, Hj. Sukmawati, SKM., M.K.M, menjelaskan bahwa DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air bersih.

Ia menerangkan, nyamuk tersebut umumnya aktif menggigit pada pagi hari sekitar pukul 07.00–09.00 dan sore hari pukul 15.00–17.00.

“Cara paling efektif mencegah DBD adalah menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat-tempat yang dapat menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk. Jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala DBD, segera bawa ke fasilitas kesehatan agar mendapat penanganan secepatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Health Educator PT Vale IGP Pomalaa, Mokhammad Syifak, mengingatkan masyarakat bahwa TBC merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin.

Ia menyebut kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi tertular TBC antara lain penderita diabetes, lanjut usia, serta anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC.

“TBC bukan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Dengan pengobatan yang rutin minimal selama enam bulan, pasien memiliki peluang besar untuk sembuh,” katanya.

Kegiatan Promkes tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Baula. Mewakili Camat Baula, Lukman menyampaikan terima kasih atas kontribusi PT Vale yang selama ini dinilai aktif mendukung peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

“PT Vale telah banyak membantu kami dalam menangani berbagai persoalan kesehatan di Kecamatan Baula. Kontribusi perusahaan di sektor kesehatan sangat nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Atas nama Pemerintah Kecamatan Baula, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya. (fad)

Tinggalkan Balasan