Dua Prodi STIE Enam Enam Kendari Raih Akreditasi Unggul

KENDARINEWS.COM–– Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam Kendari kembali mencatatkan prestasi gemilang. Dua program studinya, yakni Manajemen jenjang Sarjana (S1) dan Magister Manajemen (S2), secara resmi telah mengantongi predikat akreditasi tertinggi, yaitu Unggul, yang berlaku selama lima tahun ke depan.

Pengumuman ini disampaikan Ketua Yayasan Pembina Pendidikan STIE Enam Enam Kendari, Ichsanuddin Akbar, ST., M.M., didampingi Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Aziz Muthalib, SE., M.S., beserta jajaran pimpinan usai prosesi Wisuda XXII di Claro Hotel Kendari, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan 29 Juni 2026, Program Studi Magister Manajemen kini tercatat sebagai satu-satunya program studi sejenis di Sulawesi Tenggara yang menyandang predikat Unggul. Pencapaian ini menutup perjalanan hampir satu dekade di mana program studi tersebut senantiasa mempertahankan akreditasi “Baik Sekali” sebelum akhirnya meningkat ke peringkat tertinggi.

“Ini buah dari perjuangan panjang dan konsistensi menerapkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau Outcome Based Education (OBE). Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun menjaga kualitas, Magister Manajemen kini Unggul, dan disusul pula oleh Program Studi Manajemen S1,” ungkap Ichsanuddin.

Dengan dua dari tiga program studi yang dimiliki telah berstatus Unggul, STIE Enam Enam Kendari kini memiliki landasan yang sangat kuat untuk melangkah lebih jauh. Pihak yayasan menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan bukti nyata kualitas pembelajaran yang kompetitif.

“Keberhasilan ini tidak berdiri sendiri, melainkan hasil sinergi seluruh keluarga besar kampus—mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, tim akreditasi, hingga dukungan mitra dan insan pers. Semua bekerja sama membangun kepercayaan,” tambahnya.

Fokus selanjutnya kini tertuju pada akreditasi tingkat institusi. Sesuai ketentuan, sebuah perguruan tinggi dapat mengajukan akreditasi Unggul apabila minimal 10 persen program studinya telah berpredikat sama. Dengan dua prodi unggul yang sudah dimiliki, persyaratan tersebut dinilai sudah terpenuhi, dan peluang meraih akreditasi institusi semakin terbuka lebar.

“Kami optimis bisa mewujudkan akreditasi Unggul untuk institusi dalam satu hingga dua tahun ke depan. Wilayah pembinaan kami, LLDIKTI Wilayah IX, mencakup lebih dari 200 perguruan tinggi dan baru ada dua yang berhasil meraihnya. Kami ingin menjadi yang berikutnya,” tegas Ichsanuddin.

Dalam kesempatan yang sama, kampus juga meluluskan 367 wisudawan dan wisudawati dari jenjang S1 dan S2. Para lulusan diharapkan membawa kompetensi yang memadai untuk bersaing di tingkat lokal maupun internasional serta menjadi duta baik bagi almamater.

Untuk mendukung visi bersaing di kancah global, STIE Enam Enam Kendari juga aktif memperluas jejaring internasional. Belum lama ini pimpinan kampus melakukan kunjungan akademik ke sejumlah perguruan tinggi di Prancis dan Belanda, termasuk Universitas Nijmegen, serta menjajaki kerja sama dengan perusahaan-perusahaan setempat.

Langkah ini disiapkan guna membuka peluang pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, serta peningkatan kualitas yang berstandar internasional. “Dunia semakin terbuka, persaingan makin ketat. Kami pastikan mahasiswa dan dosen kami punya akses luas untuk berkembang,” pungkasnya. (abd)

Tinggalkan Balasan