KENDARINEWS.COM – Sebanyak 10 bakal calon atau balon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 secara resmi mengikrarkan sikap “Siap Menang, Siap Kalah” dalam proses pemilihan yang berlangsung.
Ikrar tersebut dibacakan oleh Sekretaris Senat Akademik UHO, Dr. Masri, M.Si., sesaat sebelum pemaparan visi dan misi dalam Rapat Khusus Terbuka di Auditorium Mokodompit UHO, Selasa (30/6/2026).
Ikrar ini disampaikan sebagai komitmen bersama dari seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pimpinan universitas, anggota senat, hingga para calon, guna menjamin proses pemilihan berjalan lancar, damai, dan bermartabat.
Ke-10 balon rektor yang menandatangani ikrar tersebut adalah: 1. Dr. Baru Sadarun, S.Pi., M.Si.2. Prof. Dr. Edy Karno, M.Pd.3. Dr. Herman, S.H., LL.M.4. Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si.5. Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.Si.6. Prof. Ma’ruf Kasim, S.Pi., M.Si., Ph.D.7. Dr. Muliddin, S.Si., M.Si.8. Prof. Dr. Ruslin, M.Si.9. Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si.10. Prof. Dr. Yusuf Sabilu, M.Si.
Dalam ikrarnya, mereka menyatakan empat poin utama:Pertama, siap menjaga suasana akademik yang kondusif, damai, dan bertanggung jawab demi kemajuan UHO. Mereka juga berjanji menerima hasil pemilihan dengan lapang dada, baik menang maupun kalah, serta tidak akan menggugat hasil ke pihak mana pun. Kedua, mendukung penuh terselenggaranya pemilihan rektor yang berintegritas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketiga, menolak tegas segala bentuk penyalahgunaan isu SARA, penyebaran hoaks, serta ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan sivitas akademika. Keempat, bersikap tegas anti‑gratifikasi, baik memberi maupun menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang bertujuan mempengaruhi jalannya proses pemilihan.
Sebagai bentuk keseriusan, para calon juga menyatakan kesediaan menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku apabila terbukti melanggar isi ikrar tersebut. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan proses pemilihan rektor UHO periode 2026–2030 dapat berjalan dengan tertib, damai, dan melahirkan pemimpin terbaik untuk membawa universitas ini semakin maju dan berdaya saing (lia)










































