KENDARINEWS. COM—– Universitas Halu Oleo (UHO) mendapat kehormatan untuk diundang secara resmi mengikuti Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026. Undangan ini datang langsung dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Digelar pada 26 hingga 28 Juni 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center, acara ini menjadi ajang pertemuan strategis antara jajaran menteri, pimpinan perguruan tinggi, akademisi, dan pelaku industri. Mengusung tema “Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia”, forum ini bertujuan merumuskan rekomendasi kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan dan hasil penelitian.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Fauzan Adziman, menyatakan kegiatan ini menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan pembangunan nasional. “Harapannya, gagasan dan temuan dari kampus dapat menjadi panduan nyata bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Mewakili Sulawesi Tenggara, UHO mengirimkan delegasi lengkap yang meliputi unsur pimpinan, senat akademik, dekan, guru besar, peneliti senior, serta perwakilan dari bidang non‑STEM.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, menyambut baik kesempatan ini. “Ini panggung penting bagi kami untuk menyampaikan pemikiran dan hasil riset yang relevan dengan kondisi wilayah timur Indonesia. Kami siap berkontribusi agar keilmuan dari UHO dapat memberikan masukan konstruktif demi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Keterlibatan ini sekaligus menegaskan posisi UHO sebagai mitra andal pemerintah dalam mendorong inovasi dan pembangunan yang berkelanjutan.








































