Walikota Salurkan Bantuan dari Bapenas, Beras dan Minyak Goreng untuk Korban Banjir

KENDARINEWS. COM– Pemerintah Kota Kendari mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Jumat (15/5).

Penyaluran tahap awal ini mencakup 2 kecamatan, dari total 7 kecamatan yang terdampak bencana dengan jumlah keseluruhan 1.339 kepala keluarga atau setara 5.945 jiwa.

Bantuan yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapenas) ini telah diverifikasi sesuai data kondisi nyata di lapangan, dan disalurkan dengan perhitungan rinci sekitar 2,1 kilogram beras per jiwa.

“Proses pembagian memerlukan waktu karena beras yang diterima dalam karung berukuran besar harus dikemas ulang sesuai kebutuhan setiap keluarga. Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran bantuan ini rampung paling lambat pada 17 Mei mendatang, ” terang Walikota Kendari,Siska Karina Imran, saat menyerahkan secara simbolis kepada warga korban kebanjiran di Kali Wanggu Lepo-Lepo.

Pemerintah Kota Kendari mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, serta jajaran Bapenas.

” Selain bantuan darurat, pemerintah juga menegaskan rencana penanganan jangka panjang. Pembangunan tanggul beton di titik utama penyebab banjir akan segera dilaksanakan, dengan pengelolaan lahan disesuaikan aturan yang berlaku.
Lahan berupa sempadan sungai tidak dibebaskan, sedangkan lahan milik warga akan diproses pembebasannya, “tegas Walikota.

Kehadiran pemerintah sejak awal bencana hingga saat ini dibuktikan dengan berdirinya posko terpadu yang tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan, tetapi juga layanan kesehatan, serta didukung penuh oleh unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.

“Mohon dukungan, keikhlasan, dan doa masyarakat agar pembangunan tanggul berjalan lancar, sehingga ancaman banjir dapat diminimalisir dan kenyamanan warga terjamin ke depannya,” pungkasnya.(lis)

Tinggalkan Balasan