Volume Sampah Kendari Naik Drastis, Pemkot Siapkan Strategi Jitu Raih Adipura

KENDARINEWS.COM– Volume sampah di Kota Kendari meningkat signifikan dari sekitar 260 ton per hari menjadi 350 ton per hari, menjadi tantangan berat dalam pengelolaan lingkungan seiring pertumbuhan penduduk. Hal ini diungkapkan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat membuka Ekspose Kinerja Persampahan di Aula Samaturu, Senin (16/3), sebagai langkah persiapan penilaian Adipura.

Wali kota menyebut kenaikan sekitar 94 ton per hari ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan sistem pengelolaan terintegrasi. Ekspose ini bertujuan mengevaluasi program berjalan dan menyamakan persepsi antar perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.

Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Papua Azri Rasul menjelaskan penilaian Adipura mencakup 16 komponen, dengan kawasan permukiman sebagai bobot tertinggi (19,61 persen). Oleh karena itu, peran kelurahan, RT, dan RW dalam mendorong pemilahan sampah dari sumber (terutama rumah tangga) serta pembentukan Bank Sampah Unit sangat krusial. Ia juga menekankan tanggung jawab pengelolaan sampah bukan hanya pada Dinas Lingkungan Hidup, melainkan seluruh perangkat daerah.

Berdasarkan evaluasi sementara 2025, Kendari memperoleh nilai 59, dengan rincian komponen pengelolaan dan kebijakan (17 poin), sumber daya manusia dan fasilitas (21,06 poin), serta capaian kinerja (25,48 poin). Pemkot berharap sinergi berbagai pihak dapat meningkatkan nilai dan kualitas lingkungan kota ke depannya.

Tinggalkan Balasan